Pemprov Sulsel

RKA Biro Humas dan Pemprov Sulsel Dibuat Gelondongan, Ini Alasan Devo Khadafi

Dimana sejumlah legislator DPRD Sulsel menyebut renancana kegiatan anggaran di Biro Humas dibuat gelondongan atau tanpa rincian dan jelas peruntukanny

Penulis: Hasan Basri | Editor: Ansar
hasan/tribun-timur.com
Rapat di Komisi A DPRD Sulsel, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Devo Khadafi menanggapi penyataan Komisi A DPRD Sulsel terkait Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang diajukan.

Dimana sejumlah legislator DPRD Sulsel menyebut renancana kegiatan anggaran di Biro Humas dibuat gelondongan atau tanpa rincian dan jelas peruntukannya.

"Sebenarnya gelondongan, karena di humas dan protokol tidak bisa tentukan dalam satu bulan berapa kegiatan," kata Devo Khadafi usai mengikuti rapat di Komisi A DPRD Sulsel, Selasa (26/11/2019).

"Karena kita pada posisi mengikuti pimpinan untuk membuat program yang dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda," lanjutnya.

Biro Humas dan Protokol tidak bisa mematok rincian berapa kali kegiatan publikasi media di rencana kegiatan anggaran.

Apakah hanya empat kali mengikuti publikasi media, atau enam kali, bahkan kata dia bisa saja lebih.

"Kenapa kita buat gelondongan karena berapa pun dalam satu bulan memungkinkan. Bisa di atas atau dibawah,"tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah legislator DPRD Sulsel menyoroti RKA Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel.

Legislator Fraksi Demokrat Rismawati Kadir Nyampa menyebut banyak item kegiatan yang dianggarkan di RKA tanpa disertai volume dan satuan.

Akibatnya,legislator dibuat bingung dalam memperhitungkan kebutuhan dana setiap kegiatan. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved