Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musim Haji 2020, Layanan Imigrasi Cepat Juga Berlaku di Solo, Surabaya, Makassar dan Medan

Layanan fast Track ini memungkinkan jamaah haji Indonesia diperiksa imigrasi Arab Saudi di di Indonesia, bukan lagi di Bandara King Abdul Aziz Jeddah

Tayang:
Penulis: Akbar | Editor: Thamzil Thahir
Tribun/Ina Maharani
siswa-siswi kelas satelit 3 TK Telkom Makassar bersama guru melakukan kegiatan berrjalan dari safa ke marwah, saat manasik haji 
  • Musim Haji 2020, Layanan Imigrasi Cepat Berlaku di Solo, Surabaya, Makassar dan Medan
  • Layanan yang telah dilaksanakan mulai tahun 2018 ini, saat ini baru dapat dinikmati oleh jemaah haji dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan Jawa Barat.

 Jakarta, TRIBUN-TIMUR.COM  -- Menteri Agama Fachrul Razi  mengungkapkan pemerintah Indonesia tengah mengusulkan kepada otoritas haji Kerajaan Arab Saudi untuk memperluas layanan proses imigrasi cepat (fast track) bagi calon jamaah haji Indonesia di Musim Haji 2020, mendatang.

Layanan fast Track ini memungkinkan jamaah haji Indonesia diperiksa imigrasi Arab Saudi di Embarkasi di Indonesia, bukan lagi di Bandara King Abdul Aziz, seperti yang berlaku dalam 50 tahun terakhir.

"Kami juga mengusulkan agar layanan fast track ada di sejumlah embarkasi di Indonesia sepeti di Solo, Surabaya, Medan, dan Makassar. Musim haji tahun 2019, layanan fast track hanya ada di Bandara Sorkarno Hatta. Kami berharap layanan ini dapat ditingkatkan lagi di sejumlah embarkasi," kata Menag usai bertemu Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (26/11/2019) siang. 

Badan Pengelola Keuangan Haji Jajaki Kerjasama dengan Unismuh Makassar

Aliran Kebatinan Diduga Sesat di Mamuju, DPRD Sulbar Minta Kemenag dan MUI Lakukan ini

Layanan yang telah dilaksanakan mulai tahun 2018 ini, saat ini baru dapat dinikmati oleh jemaah haji dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan Jawa Barat.

Dalam pertemuan itu, Menag Fachrul Razi mengapresiasi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah menghapus biaya visa kepada jemaah haji Indonesia.

Hadir dalam pertemuan itu antara lain, Wakil Duta Besar Arab Saudi Yahya Hassan N Alqahtani, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim, Kasubdit Bimbingan Jemaah Arsyad Hidayat, Sesmen Khoirul Huda dan Staf Khusus Menag, Munajat.

Dalam rilis Kemenag, kemarin, untuk merealisasikan rencana strategis ini, medio Desember 2019 ini, Menteri Agama akan bertolak ke Arab Saudi untuk menjalin kerjasama bilateral dan teknis MoU terkait persiapan haji 1441H/2020M.

Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved