Persib Bandung

Kabar Buruk Persib Bandung Bayar Ratusan Juta, Bandingkan Persela, Badak Lampung, Arema, Persipura

Kabar buruk Persib Bandung yang didenda ratusan juta rupiah, bandingkan Persela Lamongan, Perseru Badak Lampung FC, Arema FC, Persipura Jayapura.

Kabar Buruk Persib Bandung Bayar Ratusan Juta, Bandingkan Persela, Badak Lampung, Arema, Persipura
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (17/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar buruk Persib Bandung yang didenda ratusan juta rupiah, bandingkan Persela Lamongan, Perseru Badak Lampung FC, Arema FC, Persipura Jayapura.

Komisi Disiplin ( Komdis ) induk sepak bola Indonesia, PSSI, mengeluarkan sanksi terbaru setelah melakukan sidang pada 21 dan 22 November 2019.

Total, ada 6 poin yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI dari 3 laga di pentas Liga 1 2019.

Jika dirinci, 5 tim mendapatkan sanksi yang diakibatkan oleh para pemain, ofisial hingga suporter klub.

Persela Lamongan menjadi tim paling banyak kena denda, yakni Rp 200 juta dan larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim.

Angka itu tak lepas dari ulah suporter yang membakar spanduk, perusakan gawang, perusakan board serta masuk ke lapangan saat pertandingan Persela Lamongan vs Perseru Badak Lampung di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur ( Jatim ), Rabu (20/11/2019).

Selain itu, laga tersebut juga sempat terhenti selama 55 menit akibat suporter yang melakukan aksi pengejaran terhadap pemain Persela Lamongan.

Sementara itu, laga akbar Persib Bandung vs Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat pada Selasa (12/11/2019) juga menuai sanksi untuk kedua tim.

Persib mendapat hukuman denda Rp 150 juta karena suporter melakukan pelemparan botol dan menyalakan flare.

Sedangkan dari kubu Arema FC, bek Alfin Tuasalamony mendapat larangan bermain satu laga karena provokasi terhadap suporter lawan.

Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI pada 21 dan 22 November 2019.

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved