Bunuh Diri
Baca Isi Curhat CDR Pemuda yang Ditemukan Tewas Tergantung dan Diduga Bunuh diri, 'Maafin Aku'
Baca isi curhat CDR pemuda yang ditemukan tewas tergantung di pohon dan diduga bunuh diri.
TRIBUN-TIMUR.COM - Baca isi curhat CDR pemuda yang ditemukan tewas tergantung di pohon dan diduga bunuh diri.
Tinggalkan pesan di sebuah buku yang tergeletak di depan rumahnya, seorang pemuda akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon, pada pekan lalu.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Dukong, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kapolres Belitung Timur, AKBP Jojo Sutarjo didampingi Plh Kapolsek Dendang Iptu UM Sudarwis, mengatakan pemuda korban bunuh diri beinisial CDR (24).
Sebelum bunuh diri, CDR tinggal seorang diri rumah.
Sementara ibunya meninggal dunia dan ayahnya tinggal di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
AKBP Jojo menyampaikan, dari keterangan warga sekitar, CDR terakhir dilihat warga pada hari Senin (18/11/2019), di masjid dan rumahnya.
• Sosok Membangun Masjid di Tengah Hutan di Gowa Sulawesi, Bukan Warga Sekitar, Hancurkan Batu Keramat
Saksi sekaligus tetangga, Muniarti (43) menceritakan, sekitar pukul 06.30 WIB, dirinya ke rumah CDR dikarenakan pemuda tersebut beberapa hari tidak terlihat.
"Setelah sampai di rumah korban, saksi melihat ada sebuah buku yang terdapat tulisan yang tergeletak di teras rumah korban. Setelah saksi membaca, saksi langsung memanggil suami dan meminta untuk mencari korban. Sekitar pukul 07.00 WIB, suami saksi Jumhari menemukan korban tergantung di atas pohon," ujar AKBP Jojo Sutarjo.
Tempat kejadian korban gantung diri berada di belakang rumah korban yang berjarak sekitar 200 meter.
Atas temuan tersebut, Jumhari melaporkan ke masyarakat sekitar serta perangkat Desa, yang dilanjutkan ke Polsek Dendang.
AKBP Jojo Sutarjo mengatakan, tindak lanjut dari peristiwa ini, meskipun sementara indikasi gantung diri, namun tetap akan diselidiki.
Adapun tulisan di buku yang diduga tulisan dari korban, "Maafek aku kax mati dengan care kni. kn urang kampong axu banyak banyax mintak maaf mungkin axu dx ngen deran kte kte urang dulux e rupe ini akhir e jalan idup axu nh makaseh (Maafin aku kak mati dengan cara begini. Dengan orang kampung aku banyak-banyak minta maaf. Mungkin aku tidak pernah mendengarkan kata-kata orang tua dulunya. Rupanya ini akhir jalan hidup aku terima kasih)."
Kontak Bantuan
Disalin dari Kompas.com, bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Pemerintah dan beberapa komunitas peduli kesehatan jiwa di Indonesia bersedia mendengar kisah dan keluh kesah Anda.
Komunitas-komunitas ini peduli dengan orang-orang yang merasa depresi dan butuh bantuan untuk bisa kembali menuju kondisi yang sehat.
Kepada mereka, penderita depresi bisa berkeluh kesah dan menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi.
Berbincang dengan perwakilan komunitas ini dapat menjadi salah satu cara alternatif jika tidak menginginkan bertemu psikiater atau psikolog.
Jika kalian ada tendesi untuk bunuh diri, kalian bisa menghubungi nomor darurat ini.
Berikut adalah hotline cegah bunuh diri yang dapat dihubungi:
1. Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes (021-500-454)
Setelah lima tahun tak aktif, hotline konsultasi pencegahan bunuh diri akan dihidupkan lagi.
Hal ini karena semakin banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia.
Selain itu, stigma masyarakat terhadap penderita depresi juga membuatnya enggan untuk bercerita.
Nomor 500-454 merupakan nomor yang sengaja didaftarkan Kemenkes ke Telkom sebagai layanan konsultasi itu beberapa tahun lalu.
2. Into The Light Into
The Light Indonesia adalah komunitas inklusif yang digerakkan oleh orang muda lintas identitas yang menjunjung tinggi pendekatan program berbasis bukti dan hak asasi manusia.
Into The Light berfokus pada upaya pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa kepada remaja beserta populasi khusus lain.
Semua kegiatan yang dilakukan sesuai dengan moto Into The Light, yaitu untuk menghapus stigma, peduli sesama, dan sayangi jiwa.
Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui email intothelight.email@gmail.com atau langsung membuka laman ‘Pendampingan’ dalam situs mereka https://intothelightid.wordpress.com/.
Selain itu, kalian dapat mencari mereka lewat akun sosial media mereka di Twitter, Facebook, Instagram dengan @intolightid.
3. LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293)
LSM Jangan Bunuh Diri adalah lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa.
Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bahwa bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa.
Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon (021 0696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com.
4. Get Happy Komunitas
Get Happy adalah komunitas yang memiliki fokus terhadap depresi, kesehatan mental, dan stigma mengenai penyakit jiwa di Indonesia.
Get Happy berupaya untuk menjadi komunitas suportif bagi masyarakat yang mengalami depresi, gangguan kesehatan mental, atau mendampingi orang terdekat yang mengalami hal tersebut.
Get Happy juga berupaya menetralkan stigma masyarakat terhadap isu depresi dan kesehatan mental di Indonesia.
Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui situs https://www.get-happy.org/ atau bisa juga lewat email get.happy.yuk@gmail.com
5. Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) adalah komunitas yang mendukung Orang dengan Skizofrenia (ODS), keluarga/caregiver, dan orang-orang yang peduli dengan isu kesehatan jiwa.
KPSI berfokus pada isu skizofrenia yang merupakan gangguan jiwa berat yang paling banyak menerima stigma.
Komunitas ini tersebar di seluruh Indonesia dan memberikan pemahaman lebih dalam tentang skizofernia.
Komunitas ini membuka sesi curhat dan sharing mengenai kesehatan jiwa.
Untuk kalian yang tertarik curhat dengan komunitas ini, kalian dapat menghubungi mereka melalui nomor 021-8514389 atau mengunjungi laman http://www.skizofrenia.org/ dan mengisi form di sana atau bisa melalui akun Facebook dan Twitter mereka di @KPSI_pusat.(*)