Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wajo

Pemuda Pitumpanua-Keera Ingin Wajo Utara Segera Terbentuk

Pemuda Pitumpanua-Keera Ingin Wajo Utara Segera Terbentuk. Saat ini, wacana pemekaran tersebut kian gencar didengungkan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
hardiansyah/tribunwajo.com
Presiden Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Heriyanto Ardi. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Isu pemekaran Kabupaten Wajo Utara bukanlah hal baru.

Jauh sebelum adanya janji politik Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan Bupati Wajo, Amran Mahmud, isu tersebut telah ada.

Saat ini, wacana pemekaran tersebut kian gencar didengungkan. Sejumlah tokoh pemuda di kawasan utara Kabupaten Wajo, yang meliputi Kecamatan Keera dan Kecamatan Pitumpanua angkat bicara.

Adalah Heriyanto Ardi, yang berasal dari Kecamatan Keera.

Menurutnya, alasan mendasar untuk segera dilakukan pemerkaran adalah tidak meratanya akses pelayanan publik.

"Sebenarnya yang paling utama adalah pelayanan dasar dimana masyarakat yang berada di bagian utara Wajo ini sangat jauh aksesnya ke ibu kota kabupaten, yakni Sengkang," katanya, Kamis (21/11/2019).

Diketahui, jarak dari Pitumpanua-Keera ke Sengkang, ibu kota Kabupaten Wajo berkisar 1 jam 30 menit, atau setara 80 km.

Selain itu, pembangunan yang tak merata juga adalah sebab.

"Pembangunan infrastruktur hanya dititikberatkan ke ibu kota kabupaten dan sekitarnya," katanya.

Salah satunya adalah jaringan gas rumah tangga. Sebagai kabupaten penghasil gas alam, mestinya gas rumah tangga yang ada di Kabupaten Wajo menyeluruh.

Namun, dari 3.865 unit jargas yang ada di Kabupaten Wajo, cuma dinikmati oleh masyarakat di Kecamatan Tempe dan Kecamatan Tanasitolo.

Presiden Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) tersebut menekankan, Nurdin Abdullah dan Amran Mahmud semestinya memenuhi janji politiknya untuk memekarkan Kabupaten Wajo Utara.

Senada dengan hal tersebut, tokoh pemuda di Kecamatan Pitumpanua, Muhammad Asrul Asmar juga menagih janji politik keduanya.

"Yang jelas Wajo Utara di periode ini harus mekar karena janji politik kemarin menyatakan seperti itu mulai dari Gubernur sampai Bupati," kata alumni Unifersitas Fajar tersebut.

Bahkan, Muhammad Asrul Asmar pun juga menyorot, pembangunan yang tak pernah merata di Kabupaten Wajo.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved