Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wajo Bagian Utara Belum Nikmati Jargas, Ini Tuntutan Pemuda Pitumpanua

Muhammad Asrul Asmar berharap agar Jargas, juga menyentuh wilayah Kabupaten Wajo bagian utara.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
hardiansyah/tribunwajo.com
Pengerjaan pemasangan jaringan gas rumah tangga di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Wajo disoal tokoh pemuda di Kecamatan Pitumpanua, Muhammad Asrul Asmar (26).

Muhammad Asrul Asmar berharap agar Jargas, juga menyentuh wilayah Kabupaten Wajo bagian utara.

"Kami di Pitumpanua khususnya di Siwa sering mengalami kelangkaan LPG, saya harap pemerintah bisa menjadikan jaringan gas ini sebagai alternatif," katanya, Senin (18/11/2019).

Alihfungsi RTH Padduppa Seolah Dibiarkan, Aktivis Lingkungan Hidup Sorot Pemda Wajo

Diduga Gara-gara Ini, Dua Rumah Terbakar di Pammana Wajo

Kawasan utara Kabupaten Wajo sendiri terdiri atas Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera.

Jargas yang baru saja diresmikan sebanyak 2.000 sambungan, semestinya sudah menyentuh dua kecamatan tersebut.

Sebab, saat ini jargas di Kabupaten Wajo lebih memprioritaskan wilayah Kecamatan Tempe dan Kecamatan Tanasitolo.

"Jadi, kapan wilayah Pitumpanua dan Keera dapat menikmati jargas?" katanya.

Terlebih, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menambah kuota jargas di Kabupaten Wajo menjadi 5.700 unit.

Muhammad Asrul Asmar menekankan, apabila Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera tak jua menikmati jargas, sebaiknya dua kecamatan tersebut memisahkan diri dari Kabupaten Wajo.

"Jika Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera selalu dianaktirikan, maka kami masyarakat Pitumpanua Keera akan menuntut Wajo Utara," katanya.

Kabupaten Wajo yang merupakan salah satu kabupaten penghasil gas alam, yang dikelola oleh PT Energi Equity Epic memiliki kapasitas 60 MMSCFD.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Wajo mendapatkan jatah 5% dari produksi gas alam untuk dimanfaatkan dan 1% diantaranya diperuntukkan untuk jargas.

Data yang dipaparkan sewaktu peresmian, baru sekitar 0,3% yang terealisasi.

Program jaringan gas rumah tangga sendiri masuk dalam proyek strategis nasional sebagaimana Perpres nomor 6 tahun 2019. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved