Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Palestina di Masjid Ikhtiar Tamalanrea, ACT Sulsel Konferensi Pers

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan 26 orang martir yang menjadi korban serangan Israel ke sejumlah wilayah Gaza, Selasa (12/11).

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ansar
ACT
Aksi Cepat Tanggap (ACT) takziah ke kediaman orang tua Alfin di Jl Wailatu, Kompleks Batu Gaja, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, sekaligus menyerahkan santunan kepada keluarga Alfin sebesar Rp100 juta. (ACT) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR– Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan mengadakan konferensi pers.

Dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Sabtu (16/11/2019), konferensi pers tersebut atas insiden penyerangan tentara zionis israel ke jalur Gaza Palestina pada beberapa hari yang lalu.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan 26 orang martir yang menjadi korban serangan Israel ke sejumlah wilayah Gaza, Selasa (12/11).

Kronologi Penangkapan Samsur Rijal dan Barang Bukti 4 Saset Sabu di Parepare

Skor, Siaran Langsung atau Live Streaming RCTI Timnas U23 Indonesia vs Iran, Susunan Pemain

Selain 26 orang syahid, serangan juga membuat 85 orang lainnya luka-luka. Serangan udara meledak sedikitnya 30 kali serangan yang menjadi target sasaran.

Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar ratusan bangunan di sepanjang Jalur Gaza.

Selain Gaza, sebanyak delapan wilayah menjadi sasaran serangan Israel.

Wilayah-wilayah tersebut adalah Shojala, Beit Lahia, Beit Hanoun, Jabalia, Rafah, Dair Albalah, Joher Aldeek, dan wilayah Timur Khan Younis.

ketegangan Israel dan Gaza ini juga sudah berlangsung selama dua pekan. Info terkini, serangan masih dilakukan hingga jumlah korban pun bertambah.

Merespons dampak tragedi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan untuk Palestina sebagai aksi nyata kepedulian kemanusiaan di dunia Internasional.

 Kronologi Penangkapan Samsur Rijal dan Barang Bukti 4 Saset Sabu di Parepare

 Skor, Siaran Langsung atau Live Streaming RCTI Timnas U23 Indonesia vs Iran, Susunan Pemain

Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin menyatakan, pihak ACT mencekam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina, terlebih menjelang musim dingin yang mencekam.

ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

"Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan. Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk memasifkan pendistribusian bantuan medis," katanya.

"Juga kesediaan paket pangan, dan bantuan lainnya. Insyaallah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ahyudin.

 Faizal Agunisman selaku Kepala Cabang ACT Sulsel menyatakan sikap ACT terhadap kondisi duka yang dihadapi bangsa Palestina pascaserangan Israel.

“Kami mengajak sahabat dermawan sekalian untuk turut andil dalam usaha perjuangan ini. Terus doakan agar Allah berikan perlindungan dan keselamatan bagi mereka"

"Insyaallah, lembaga ini berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan dan memastikan mereka melewati musim dingin dan eskalasi serangan tanpa dihantui kondisi yang mencekam"

"Kami umat muslim Indonesia dan berharap seluruh muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Head Of Program ACT Sulsel, Nur Ali Akbar menyatakan bahwa bantuan sudah dipersiapkan dan akan diberikan untuk merespon situasi darurat terkini di Gaza, utamanya adalah bantuan medis.

Hingga saat ini, ada beberapa bantuan yang telah disiapkan, yaitu posko First Response.

Posko ini digunakan untuk melayani dan menangani kasus gawat darurat untuk para korban.

Posko akan didirikan di beberapa kegubernuran di Jalur Gaza, khususnya yang berada di dekat perbatasan-perbatasan.

Kedua, ACT menyiapkan bantuan medis lanjutan bagi para korban yang membutuhkan penanganan lebih serius/operasi hingga bantuan penyedian alat bantu prostetik (artificial limbs).

Selain itu, ACT akan memberikan bantuan santunan bagi anggota keluarga yang ditinggal wafat karena menjadi korban agresi tersebut.

“Bantuan medis sesungguhnya telah berjalan sejak perayaan Great Return March (GRM) sejak 20118, hingga setiap Jumat saat GRM itu diperingati di perbatasan-perbatasan," tuturnya.

ACT membuka posko kesehatan di perbatasan, termasuk memberikan layanan kesehatan mobile kepada warga Gaza ke beberapa klinik kecil, sekolah-sekolah atau pusat-pusat komunitas warga di Gaza.

 Hingga saat ini, bantuan penyediaan Bank Darah yang diinisiasi ACT juga dimanfaatkan untuk warga Gaza yang menjadi korban serangan.

Kolaborasi ACT dengan Central Blood Association di Khan Younis Gaza, tersedia di banyak titik di jalur Gaza, seperti di universitas, di masjid, dan di tempat umum lainnya.

Sejak September lalu, ACT telah menargetkan kesediaan 1.000 kantong darah untuk menyuplai kebutuhan pasien-pasien di Gaza.

Hingga Desember nanti, 1.000 kantong darah ditargetkan mampu memenuhi jumlah kebutuhan darah di Gaza.

Aksi Cepat Tanggap terus mengajak masyarakat dermawan untuk bersama membantu warga terdampak konflik kemanusiaan di Palestina.

ACT membuka kesempatan bagi Sahabat peduli yang ingin berpartisipasi.

Salurkan bantuan terbaik Anda melalui link berikut :
bit.ly/donasikemanusiaan

Atau melalui rekening atas nama (Yayasan) Aksi Cepat Tanggap:
SULSELBAR SYARIAH # 5100 5321 0417 1658
MUAMALAT # 8010 1071 82
BNI SYARIAH # 777 1659 997
MANDIRI # 127 000 781 6596
CIMB NIAGA SYARIAH # 8600 0680 9700
.
WA/SMS, Center : 0822 1000 9756, Hotline : 0821 9224 1414, Careline : 0411 898 6113. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved