Bimtek Penyusunan Renstra, Begini Pesan Wagub Sulbar

Meski masih berada di atas rata-rata nasional, namun kata Enny, tingkat pengangguran terbuka harus diturunkan, gini rasio harus terjaga dan IPM yang m

Penulis: Nurhadi | Editor: Syamsul Bahri
Nurhadi/tribunsulbar.com
Pembukaan Bimtek penyusunan Resntra RPJMD di rungan pola kantor Gubernur Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Wakil Gubernur Hj Enny Angraeny Anwar, berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih serius memaknai Rencana Strategis (Renstra) pembangunan daerah.

Ia mengharapkan agar OPD harus terus melakukan upaya untuk mencapai target-target pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Mini Bus Milik Pensiunan PNS di Wajo Ringsek, Ternyata Ini Penyebabnya

Dua Mahasiswa FTI Disebut-sebut Terlibat Kasus Pembunuhan di Kampus UMI, Ini Kata Zakir Sabara

Sehingga dapat mencapai, utamanya mengenai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, katanya pada Bimbingan Teknis Penyusunan Perubahan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2017-2022 di ruang oval kantor Gubernur Sulbar, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, Kamis (14/11/2019).

Meski masih berada di atas rata-rata nasional, namun kata Enny, tingkat pengangguran terbuka harus diturunkan, gini rasio harus terjaga dan IPM yang masih berada di bawah rata-rata nasional harus ditingkatkan.

Terios 7 Wonders Jajal Permandian Kea-kea, Pantai Malaha, Danau Biru Hingga Sungai Terpendek

Inilah Materi Pelatihan Musyrif dan Musyrifah Aslama Kampus Muhammadiyah di Unismuh Makassar

"Tadi kita telah mengikuti pembukaan Bimtek Renstra RPJMD. Tentu tujuannya untuk memperbaiki Renstra dengan harapan visi misi gubernur di tahun 2022 tercapai,"ujarnya.

Sementara Seketaris Provinsi Muhammad Idris menuturkan, Renstra merupakan pedoman utama OPD dalam menyusun program sehingga tidak boleh dianggap sepele.

" Ini adalah pekerjaan yang sangat elementer, artinya kalau kita salah menetapkan rencana srategi maka selamanya akan salah bekerja, makanya tidak boleh main-main.

Harga Garam Anjlok di Pangkep, Sekarung Cuma Rp 25 Ribu, Ini Kata Kadis Perikanan

Kita harus memastikan apa perkembangan internasional atau baik lokal, harus diakomodasi untuk menyusun program-program kegiatan-kegiatan yang nyambung dengan masalah yang ada,"kata dia.

Pembukaan Bimtek penyusunan Resntra RPJMD di rungan pola kantor Gubernur Sulbar.
Pembukaan Bimtek penyusunan Resntra RPJMD di rungan pola kantor Gubernur Sulbar. (Nurhadi/tribunsulbar.com)

Lanjut Idris, hendaknya para piminan OPD dan jajarannya membiasakan melaukan pertemuan dalam rangka memikirkan kemajuan dan kemaslahatan masing-masing organisasi.

" Karena ini merupakan bagian yang sangat penting untuk dilakukan. Olehnya OPD kiranya dapat menyelesaikan dengan cepat, tidak hanya cepat tetapi juga tepat sasaran sesuai dengan ketentuan dan harapan,"pungkas mantan kepala LAN Makassar itu.(tribun-timur.com)

Dalami Dugaan Pidana Aliran Sesat di Mamuju, Kombes Heri: Enak Sekali Masang Tarif Masuk Surga

 Polda Sulbar terus dalami indikasi penyebaran dugaan aliran sesat di Kabupaten Mamuju dengan melakukan koordinasi intensif dengan MUI, Kemenag dan Kejaksaan.

Meski sudah ada pembelaan yang dilakukan oleh salah satu pengikut. Namun kata Direktur Intelkam Polda Sulbar, Kombes Pol Heri Susanto, pihaknya tetap mendalami soal indikasi pidana dugaan.

Pasalnya, lanjut dia, aliran kepercayaan ini diduga pernah bermasalah di Bontang, Kalimantan Timur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved