Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kakek Penggali Batu Tewas Tertimbun Pohon di Gowa

Kakek itu bernama Jumakka Daeng Lau (75), warga Dusun Bungasunggu, Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
ari/tribungowa.com
Aparat Polsek Biringbulu Polres Gowa melakukan evakuasi terhadap jenazah korban timbunan akar pohon di Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang kakek penggali batu ditemukan tewas tertimbun pohon di Kabupaten Gowa, Rabu (13/11/2019) padi tadi.

Kakek itu bernama Jumakka Daeng Lau (75), warga Dusun Bungasunggu, Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu.

Daeng Lau ditemukan sekitar jam 09.00 Wita di Dusun Jenetallasa, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu.

Sudah Bisa Inden Xpander Cross di Makassar Via Bosowa Berlian Motor

Alasan Mau Karaoke, 5 ABG Asal Makassar Nekat Menjambret di Maros

WASPADA! Detik-detik Pengguna GrabWheels Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil, Reaksi Grab

Pada saat ditemukan posisi korban dalam keadaan terduduk tertelungkup. Sebuah akar pohon berada di atas tengkuknya.

Salah seorang rekannya, Dg Baha (55) menuturkan, jika korban masih bekerja menggali batu pada Senin (11/11/2019) dua hari lalu.

Mereka menggali batu bersama-sama ketika itu.

"Senin siang ketemu ja, sama-sama ka bertugas di galian batu," kata Baha.

Daeng Baha melanjutkan, keseharian korban selalu berada di lokasi penggalian batu karena pekerjaan korban sebagai penggali batu gunung.

Setelah dilakukan evakuasi ditemukan luka pada tengkuknya, dan dari mulut mengeluarkan darah.

Sementara itu, Kapolsek Biringbulu AKP Muh Aidil Aqsa menuturkan, korban diperkirakan meninggal pada Senin malam lalu.

 Sudah Bisa Inden Xpander Cross di Makassar Via Bosowa Berlian Motor

 Alasan Mau Karaoke, 5 ABG Asal Makassar Nekat Menjambret di Maros

 WASPADA! Detik-detik Pengguna GrabWheels Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil, Reaksi Grab

Ia menduga korban mengalami kecelakaan pada saat melakukan penggalian batu gunung, dan tertimpa akar sisa tebangan pohon.

"Karena pekerjaan korban sebagai penggali batu gunung di TKP," kata AKP Aidil Aqsa dalam keterangannya.

Usai kejadian nahas tersebut, aparat Polsek Biringbulu mengimbau masyarakat kiranya lebih hati-hati ke depan.

Utamanya dalam melakukan kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan sendiri maupun orang lain.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
 
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved