Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lantamal VI Makassar Buka Pendaftaran Prajurit Tamtama TNI AL, Ini Cara dan Syarat

Pendaftaran dilaksanakan di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL VI (Mako Lantamal VI) Makassar di Jalan Yos Sudarso Nomor 308 Makassar.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Kadispen Lantamal VI Makassar, Kapten Laut Suparman Sulo
Prajurit Lantamal VI ikuti upacara HUT ke-74 TNI di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sabtu (5/10/2019). (Kadispen Lantamal VI Makassar, Kapten Laut Suparman Sulo) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - TNI AL membuka pendaftaran penerimaan calon Tamtama  PK TNI AL  gelombang I tahun 2020 untuk wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pendaftaran dilaksanakan di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL VI (Mako Lantamal VI) Makassar di Jalan Yos Sudarso Nomor 308 Makassar.

Pendaftaran online dan daftar ulang dibuka mulai tanggal 18 November  2019  dan berakhir  5 Januari 2020 .

Informasi pendaftaran juga dapat dilihat dengan mengakses di alamat website al.rekrutmen-tni.mil.id.

Kakak Ipar Paula Bongkar Masa Lalu Kelam Baim Wong, Pulang Subuh & Lakukan Hal-hal Buruk Ini

Mahasiswa Perekam di WC Perempuan UINAM Didrop Out, Ini Kata Mahasiswa Komunikasi UMI

Asisten bidang Personel (Aspers) Danlantamal VI Kolonel Laut (S) Mulyawan SE menyampaikan persyaratan bagi pendaftar antara lain, warga negara Indonesia.

Juga beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945.

Lalu, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polres setempat.

Calon Tamtama PK TNI AL juga harus sehat jasmani dan rohani, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik telinga atau anggota badan lainnya kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat, tidak buta warna, dan tidak berkacamata atau memakai soflens, serta memiliki kartu BPJS atau sejenisnya.

Selain itu, Calon tamtama berijazah minimal SMP/sederajat  berijazah minimal SMP/sederajat.

Tinggi badan minimal 163 sentimeter dan berat badan seimbang.

Usia maksimal 22 tahun dan minimal 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan pendidikan pertama (Dikma), belum pernah menikah dan sanggup
tidak menikah selama mengikuti Dikma serta bersedia ditempatkan /ditugaskan di seluruh NKRI.

 Kakak Ipar Paula Bongkar Masa Lalu Kelam Baim Wong, Pulang Subuh & Lakukan Hal-hal Buruk Ini

 Mahasiswa Perekam di WC Perempuan UINAM Didrop Out, Ini Kata Mahasiswa Komunikasi UMI

Peserta yang lulus seleksi tingkat daerah akan dikirim ke Lapetal Malang untuk mengikuti seleksi tingkat pusat dengan biaya negara.

"Calon yang dinyatakan tidak lulus seleksi tingkat pusat akan dikembalikan ke daerah asal pendaftaran dengan biaya negara," ujar Aspers Danlantamal VI.

Lebih lanjut Aspers Danlantamal VI menjelaskan selama pelaksanaan seleksi di Lantamal VI , para pendaftar diwajibkan mengikuti materi seleksi meliputi
pemeriksaan kesehatan umum.

Psikologi, laboratorium, pemeriksaan dan uji kesamaptaan jasmani, mental ideologi  , administrasi dan sidang Pantukhirda. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved