179 Bidang Fasos dan Fasum Terkena Jalur Rel Kereta Api di Pangkep

179 Fasos dan Fasum dibahas di Kantor Badan Pertanahan Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (12/11/2019).

179 Bidang Fasos dan Fasum Terkena Jalur Rel Kereta Api di Pangkep
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Pangkep, Muh Ahsan. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Sebanyak 179 bidang tanah Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) terkena jalur rel kereta api.

179 Fasos dan Fasum dibahas di Kantor Badan Pertanahan Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (12/11/2019).

Pembahasan musyawarah itu melibatkan camat, lurah dan desa.

Ini Penyebab Paman Rela Penggal Kepala Ponakan di Gowa

Dulu & Kini Tetap Setia Tema Reuni Kerukunan Keluarga Purna Bakti Bosowa

LENGKAP Daftar Harga Mitsubishi Xpander di Indonesia, Xpander Cross Mulai Rp 260 Jutaan

"Jumlah itu terdiri dari masjid, sekolah, jalanan, saluran air,  makam dan pasar," ujar Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Pangkep, Muh Ahsan kepada Tribun Timur.

Ahsan menyebut, dari jumlah 179 bidang itu ada yang sudah bersertifikat dan ada yang belum bersertifikat.

"Seperti misalnya jalanan, masjid, dan sekolah masih ada yang tidak bersertifikat," ungkapnya.

Ahsan mengaku, penggantian nilai ganti rugi untuk fasos dan fasum tersebut tidak dengan uang tunai.

"Jadi bukan diganti dengan uang tunai, melainkan sesuai dengan jenis fasos dan fasum yang terkena jalur rel. Seperti misalnya sekolah, itu diganti dengan bangunan sekolah juga,"tambahnya.

Ahsan menegaskan, sesuai aturan ganti ruginya itu berupa tanah, bangunan atau relokasi.

"Pasar diganti dengan lahan pasar. Terus kalau ada bangunan gedung diganti juga dengan gedung. Jadi bukan ganti rugi uang tetapi disesuaikan dengan fasos dan fasum tersebut," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved