Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Maju Pilwali Makassar, Andi Mustaman Optimis Dapat Rekomendasi Partai

Empat partai politik telah ditempati mendaftar sebagai bukti keseriusannya untuk bertarung dalam pesta demokrasi tersebut.

Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Syamsul Bahri
Hasan Basri/Tribun Timur
Balon Walikota Makassar Andi Mustaman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Andi Mustaman menyatakan dirinya maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Wali Kota pada Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 mendatang.

Empat partai politik telah ditempati mendaftar sebagai bukti keseriusannya untuk bertarung dalam pesta demokrasi tersebut.

Pendaftaran CPNS 2019 Kota Makassar Buka 526 Formasi, Guru Terbanyak, Cek Syarat & Dokumen

Sertijab 18 Pejabat Polda Sulsel, Berikut Nama-namanya

Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.

" Inilah empat partai yang terbuka lobinya," kata Andi Mustaman kepada wartawan di salah satu warkop di Makassar, Senin (11/11/2019).

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel dua periode itu optimis mendapatkan rekomendasi partai Politik.

Balon Walikota Makassar Andi Mustaman
Balon Walikota Makassar Andi Mustaman (Hasan Basri/Tribun Timur)

Rekomendasi partai diharapkan segera keluar untuk memastikan dirinya bisa maju lewat jalur partai politik.

Pengalaman diri pada pengalaman Pilwalkot 2018 tahun kemarin, Andi Mustaman sudah mendaftar disemua partai, tapi tak belakangan tak mendapatkan rekomendasi.

Sertijab 18 Pejabat Polda Sulsel, Berikut Nama-namanya

6 Zodiak Ini Termasuk Virgo Sebaiknya Mikir Lagi Mau Daftar CPNS 2019 Tak Beruntung Mulai Senin

"Idealnya rekomendasi Januari sudah keluar rekomendasi partai," ujarnya.

Sehingga kata dia, jika tidak mendapatkan tiket, maka bisa mempersiapkan diri untuk lewat jalur independen atau perseorangan.

Kandidat yang maju lewat jalur calon perseorangan harus mengumpulkan minimal 72.570 dukungan.

Syarat dukungan harus dilampirkan berupa formulir dukungan, dan di atasnya ditempeli lampiran fotokopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

"Saya tetap optimis bisa mendapatkan rekomendasi," harapnya.

Keinginan caleg DPR RI maju mencalonkan diri sebagai Wali Kota Makassar dengan visi memperjuangkan kesejahterakan masyarakat.

Masyarakat bisa mendapatkan akses pendidikan dengan mudah dan gratis, serta mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah.

Diduga Arus Pendek Listrik, Satu Rumah di Bantaeng Ludes Terbakar

"Misalnya banyak di Makasar putus sekolah, karena tidak punya biaya, itulah yang kita akan perjuangan supaya tidak putus sekolah," sebutnya. (*)

Pilwali Makassar 20120, Enam Bakal Calon Wali Kota Melamar ke Hanura, Ada Adik Mentan SYL

Enam kandidat telah mendaftar di Partai Hanura untuk penjaringan bakal calon Wali Kota Makassar 2020 mendatang.

Keenam calon masing masing Irianto A. Baso Ence (pengusaha Travel), CEO PSM Munafri Ariffuddin, Syamsu Rijal (mantan Wakil Wali Kota Makassar).

Haris Yasin Limpo (saudara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo), Abdul Rachmat Noer dan Dr Fadly.

 RESMI DIBUKA Pendaftaran CPNS 2019 Cek Syarat & Dokumen SMA SMK Sederajat, Kemenkumham 3.532 Formasi

 Diskon Super Gila-gilaan 11-11, Bukalapak Tawarkan Barang Rp 11 hingga Diskon 90 Persen

 Link Resmi Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id: Panduan & Tata Cara Daftar, 6 Dokumen Wajib

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Makassar, M Yunus kepada Tribun.

Yunus mengatakan pendaftaran dibuka hingga akhir November 2019 mendatang. "Akhir bulan November kita tutup," kata M Yunus.

Setelah pendaftaran,para bakal calon akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni fit and proper tes atau uji kelayakan calon.

Uji kelayakan dilaksanakan sebagai syarat bagi calon bisa mengendarai partai Hanura di Pilwali mendatang. 

Enam Orang Perebutkan Golkar untuk Bertarung di Pilwali Makassar

Ketua Tim 9 Penjaringan Calon Kepala Daerah (Cakada) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golkar Sulawesi Selatan, Kadir Halid, mengatakan hanya enam kandidat yang serius maju dalam Pemilihan Wali Kota Makassar menggunakan Partai Golkar.

Yaitu Munafri Arifuddin (CEO PSM Makassar), Irman Yasin Limpo (mantan Kadis Pendidikan Sulsel), Danny Pomanto (mantan Wali Kota Makassar), Syamsu Rijal (mantan Wakil Wali Kota Makassar), Sukriansyah S Latief (UQ) dan Haris Yasin Limpo (mantan Dirut PDAM Makassar). 

Irman dan Haris saudara kandung.

Baca: VIDEO: Camat Makassar Promosikan Produk Unggulan UKM di Wilayahnya

"Yang serius itu ada enam kandidat. Tapi analisa saya, di Makassar mungkin maksimal empat calon," kata Kadir Halid ditemui di Sekretariat DPD 1 Partai Golkar Jl Bontolempangan, Makassar, Senin (04/11/2019).

Menurutnya, indikator keseriusan calon dilihat dari keinginannya melengkapi berkas dokumen serta mengikuti tahapan penjaringan.

Baca: Sopir Angkot di Masamba Mengadu ke Dinas Perhubungan Luwu Utara

"Ada juga yang independen mendaftar, tapi tidak lanjut (mengembalikan formulir);" tegasnya.

Dari enam bakal calon tersebut, tinggal Sukriansyah yang belum mengikuti tahapan tes wawancara.

Dijadwalkan pada Rabu lusa. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved