TRIBUN WIKI
Museum Madame Tussauds
Patung penyanyi Agnez Mo akan menambah koleksi Museum Madame Tussauds di Singapura, bagaimana sejarah museum berisi patung lilin orang ternama ini?
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
Patung penyanyi Agnez Mo akan menambah koleksi Museum Madame Tussauds di Singapura, bagaimana sejarah awal museum berisi patung lilin orang ternama ini?
TRIIBUNTIMURWIKI.COM - Madame Tussauds adalah sebuah museum lilin terkenal yang pertama kali didirikan oleh pematung lilin Marie Tussaud.
Museum lilin ini dapat dijumpai di beberapa kota di dunia di antaranya London, Hongkong dan Singapura.
Barawal dari pematung Marie Tussaud lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Prancis.
Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin.
Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin.
Pada tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Prancis.
Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini.
Pameran pertama dari karya lilin Curtius diadakan tahun 1770 dan menarik perhatian banyak orang.
Pameran tersebut pindah ke Palais Royal di Paris pada tahun 1776.
Curtius membuka tempat kedua untuk karya-karyanya ini di Boulevard du Temple pada tahun 1782 dengan nama "Caverne des Frands Voleurs", asal muasal dari bagian museum yang dikenal saat ini sebagai Chamber of Horrors (arti harafiah Kamar Horor).
Tussaud membuat patung lilin pertamanya, yaitu patung Francois Marie Arouet de Voltaire, atau yang lebih dikenal hanya dengan Voltaire, pada tahun 1777.
Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang dipatungkannya antara lain Jean Jacques Rousseau dan Benjamin Franklin. Selama Revolusi Prancis ia membuat penutup wajah jenasah bagi para tokoh yang menjadi korban.
Ia rela untuk mencari kepala-kepala para korban yang terputus ini di tengah-tengah timbunan jenasah agar bisa menyelesaikan penutup wajah jenasah ini dengan sempurna.
Ketika Curtius meninggal pada tahun 1794, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/koleksi-patung-presiden-joko-widodo-di-museum-madame-tussauds-hongkong.jpg)