Kenali Tanda Mertua Benci Menantu dan Cara Mengatasi, Termasuk Pura-pura Akrab

Ada menantu yang sangat akrab dengan mertuanya, bahkan diperlakukan seperti anak kandung sendiri.

Kenali Tanda Mertua Benci Menantu dan Cara Mengatasi, Termasuk Pura-pura Akrab
freepik.com
Ilustrasi dimarahi ibu mertua (freepik.com) 

Jangan membalas perlakuan ibu mertuamu ini dengan sikap kasar.

Berikan perhatian yang lebih, maka perlahan-lahan ibu mertuamu akan bisa sepenuhnya menerimamu.

Jadilah menantu yang sabar yang jangan biarkan perselisihan ini berlarut-larut. (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)

Ini 9 Cara Agar Akur dengan Mertuamu, Satu Diantaranya: Jangan Bersikap Defensif!

Hubungan antara mertua dan menantu memang kerap menjadi persoalan tersendiri.

Menikah tidak hanya menyatukan dua hati dalam ikatan suci namun juga menyatukan dua keluarga besar di dalamnya.

Setelah menikah, mertua akan menjadi orang terdekat selain pasangan kita.

Banyak kasus perselisihan yang terjadi antara menantu dan mertua.

Bahkan hubungan yang tidak harmonis antara mertua dan menantu ini banyak diangkat ke layar kaca.

Banyak sinetron-sinetron yang mengangkat cerita tentang menantu yang disia-sia mertuanya, ataupun sebaliknya.

Namun sebenarnya banyak juga hubungan menantu dan mertua yang harmonis dan jauh dari cekcok yang dapat membuat hubungan memanas.

TribunStyle.com akan memberikan tips agar kamu bisa akur dengan mertuamu yang dirangkum dari berbagai sumber ini.

 Sering Main Game di Komputer, Remaja 17 Tahun Terserang Stroke dan Meninggal

 Isi Surat Arie Kriting untuk Ibu Indah Viral di Instagram Kepada Ibu yang Melahirkan Kekasihku

 Tolak Berhubungan Badan, Dokter Ini Menyiksa Kekasihnya Sampai Wajah Si Wanita Remuk Tak Dikenali

1. Perlakukan Mertuamu Layaknya Orang Tua Kandung

Kenali mertuamu dengan baik, tanyakan pada pasanganmu mengenai kebiasaan apa saja yang disukai atau tidak disukai oleh mertuamu.

Perlakukan dan sayangilah mertua seperti kamu menyayangi orang tua kandungmu sendiri.

Jalin keakraban dengan mertuamu dan tunjukkan kasih sayang tulus kepadanya.

Mertuamu adalah orang yang sangat berharga bagi pasanganmu, jika kamu memperlakukan mertuamu seperti orang tua sendiri, maka pasanganmu akan merasa bahagia.

Ingatlah bahwa mertuamu telah berjuang membesarkan anaknya dengan susah payah yang kini menjadi pasanganmu.

2. Luangkan Waktu Untuk Mengunjungi Mertuamu

Jika kamu tinggal terpisah dengan mertua, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke rumahnya sesekali.

Mertuamu pasti akan merasa senang jika anaknya datang bersama menantunya.

Jika kamu sering menyempatkan diri mengajak pasanganmu mengunjungi orang tuanya, maka mertuamu tidak akan berpikir bahwa dirimu sengaja menjauh darinya.

Apalagi jika kamu telah dikaruniai momongan, pasti mertuamu akan sangat senang bertemu dengan cucu-cucunya.

3. Hargai Cara Pandangnya dan Jangan Bersikap Defensif

Setiap orang pasti memiliki kebiasaan dan adat yang berbeda-beda untuk melakukan suatu hal.

Sama seperti mertuamu yang mungkin saja kebiasaannya sangat bertolak belakang dengan apa yang biasa kamu lakukan.

Hargai pendapatnya dan jangan bersikap defensif.

Saat kamu ditegur mertuamu, jangan tunjukkan sikap melawan walaupun hanya tampak melalui ekspresi wajahmu saja.

Tetap tenang dan tersenyumlah saat menghadapi mertuamu ini.

Jangan mudah tersinggung dengan perkataan mertua yang ketus!

4. Coba Tawarkan Caramu Sendiri

Jika di awal kamu selalu bersikap defensif dan tidak suka dengan pendapat dari mertuamu, maka kamu akan semakin kesulitan untuk mengutarakan pendapatmu sendiri.

Mertuamu akan luluh dengan sikapmu yang bersedia memahaminya ini.

Jika kamu sudah bisa memahami mertuamu, maka hal serupa pun akan berlaku untukmu.

Mertuamu juga bisa menghargai pendapatmu ini.

Jika mertuamu sedang memberi tahu tentang sesuatu, dengarkan arahannya terlebih dahulu.

Lalu kamu bisa mencoba untuk menawarkan solusi yang menurutmu lebih efektif dengan penyampaian yang baik.

5. Jangan Ragu Meminta Nasehatnya

Kamu juga tidak perlu sungkan untuk menghubungi mertuamu jika membutuhkan nasehat tentang sesuatu yang belum dimengerti.

Hal ini justru akan semakin membuat hubungan kalian akrab.

Komunikasi yang terjalin dengan baik ini bisa dimulai dari bertanya mengenai hal-hal yang kamu belum tahu.

Misalnya saja kamu bisa bertanya mengenai resep masakan andalan mertuamu.

Tentu saja mertuamu akan senang untuk memamerkan resep andalannya ini.

6. Berikan Perhatian Lebih

Jangan ragu untuk memberikan perhatian-perhatian kecil dalam bentuk apapun.

Kamu bisa sesekali mengirim pesan kepadanya, sekedar bertanya apakah mertuamu sudah makan atau belum, atau apa saja kegiatannya hari ini.

Kamu juga wajib untuk mengingat hari-hari penting bagi mertuamu.

Ucapkan selamat jika mertuamu berulang tahun.

Kamu juga bisa menyiapkan kejutan kecil untuk merayakan ulang tahunnya ini.

Cari tahu juga makanan kesukaan dan restoran favoritnya.

Sesekali ajak mertuamu keluar dan berjalan-jalan menikmati kuliner di tempat-tempat favoritnya ini.

7. Bantulah Mertuamu Jika Sedang Kesusahan

Setiap orang pasti memiliki permasalahan dalam hidup.

Jangan acuh dengan masalah yang sedang dihadapi mertuamu.

Coba berunding dengan pasanganmu untuk membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh mertuamu itu.

8. Jangan Membandingkan Mertua dengan Orang Tua Kandungmu

Jika kamu sedang menghabiskan waktu bersama mertuamu, jangan sekali-kali membandingkan kebiasaannya dengan yang orang tuamu lakukan di rumah.

Apalagi jika mengatakan seolah-olah kebiasaan yang dilakukan orang tuamu lebih baik.

Hal ini tentu saja dapat menyinggung perasaannya.

9. Bersikap Sopan

Kamu tetap harus bersikap sopan kepada mertuamu apapun walaupun sedang diomeli sekalipun.

Utarakan pendapatmu dengan baik dan halus.

Jangan terbawa emosi dengan menjawabnya dengan ketus.

Jangan ragu juga untuk meminta maaf terlebih dahulu jika kamu melakukan kesalahan. (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved