6 Fakta Bu Guru di Bali Ajak Siswa Threesome dengan Pria Beristri di Kos, Tempat Kerja & Nasibnya?

6 Fakta Bu Guru di Bali Ajak Murid Threesome dengan pacar di Kos, Terobsesi adegan dari Video Dewasa

6 Fakta Bu Guru di Bali Ajak Siswa Threesome dengan Pria Beristri di Kos, Tempat Kerja & Nasibnya?
Getty Images
ILUSTRASI - 6 Fakta Bu Guru di Bali Ajak Murid Threesome dengan Pacar di Kos, Terobsesi Adegan dari Video Dewasa 

6 Fakta Bu Guru di Bali Ajak Siswa Threesome dengan pacar di Kos, Terobsesi adegan dari Video Dewasa

TRIBUN-TIMUR.COM - Oknum Guru dan pacarnya hebohkan Buleleng dengan mengajak seorang siswi SMK melakukan Threesome di kosnya.

Oknum guru tersebut berpacaran dengan seorang pegawai kontrak di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) yang telah memiliki istri.

Atas kejadian itu, oknum guru Ni made Sri Novi Darmaningsih (29) dan pacarnya Anak Agung Putu Wartayasa (36) diciduk polisi.

 

Oknum guru dan pacarnya digiring polisi setelah lakukan hal tak senonoh bersama seorang siswi.
Oknum guru dan pacarnya digiring polisi setelah lakukan hal tak senonoh bersama seorang siswi. (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani)
Berikut Ini Fakta kasus guru honorer ajak murid Threesome bareng pacar.

1. Awalnya Berhubungan Badan di Depan Murid
Kata AKP Vicky, korban V mulanya diminta oleh pelaku Darmaningsih untuk menemani dirinya pergi ke rumah kost milik Wartayasa yang terletak di Jalan Sahadewa, Singaraja.

Di kost itu, Wartayasa nyatanya telah menunggu.

Setibanya di kost, kedua pasangan ini mulai melakukan perbuatan tak senonoh di hadapan V.

Hingga akhirnya V dipaksa untuk ikut bergabung melakukan hubungan seksual.

"Pelaku laki-laki (Wartayasa) yang meminta kepada pelaku perempuan (Darmaningsih) untuk dicarikan perempuan yang mau diajak berhubungan seks bertiga. Kemudian pelaku perempuan menyanggupi dan dicarikan salah satu siswa di sekolah," jelasnya.



2. Tiru Adegan di Video Dewasa
Dari pengakuan Wartayasa (36), ia melakukan threesome (melakukan hubungan seks bertiga) dengan selingkuhannya, Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) serta salah satu siswi SMK di Buleleng berinisial V (16) lantaran ingin meniru adegan-adegan yang ada di video dewasa.

Ditemui di Mapolres Buleleng, Kamis (7/11/2019), Wartayasa mengatakan, ia mulanya hanya bercanda mengirimkan video dewasa threesome kepada selingkuhannya.

Berawal dari candaan itu lah Darmaningsih kemudian berinisiatif untuk mengajak salah satu peserta didiknya bernisial V dengan iming-iming dibelikab baju kebaya.

"Saya terobsesi dari video dewasa. Saya pacaran sama dia (Darmaningsih) sudah hampir dua tahun. Saya juga sudah berkeluarga. Saya awalnya hanya bercanda, akhirnya pacar saya (Darmaningsih) bilang salah satu siswanya ada yang bisa diajak begitu," akunya.
Sementara Darmaningsih mengaku baru 1,5 tahun mengajar bahasa di SMK tersebut.

3. Ajak Jalan-jalan
Salah satu murid yang ia ajar adalah V (16) yang masih duduk dibangku kelas XI SMK. "Awalnya saya minta dia buat menemani saya jalan-jalan.
Kami ketemu tanggal 26 Oktober di depan GOR Singaraja. Kemudian saya minta buat diantar ketemu sama cowok saya ( Wartayasa) di kosannya. Sampai di kos di dalam kamar, kami awalnya hanya ngobrol-ngobrol biasa. Kemudian terjadi lah perbuatan itu," jelasnya.
 
4. Kejadian Oktober
Kejadian memilukan itu rupanya terjadi pada Oktober lalu.
Namun baru ketahuan November saat korban V mengadukan langsung ke orangtuanya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus ini akhirnya berhasil terkuak setelah V mengadu kepada orangtuanya.

Sang ibu pun akhirnya melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Wartayasa dan Darmaningsih ke Unit PPA Polres Buleleng, dengan nomor laporan Lp/149/XI/2019/BALI/Res Bll tanggal 6 November 2019.

5. Pelaku Dikenal Rajin

Sementara itu, Gede Wisnawa selaku kepala BKPSM Buleleng mengaku terpukul.

Wisnawa mengaku tidak menyangka jika salah satu pegawai kontrak yang terkenal rajin itu tega melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.

"Saya kaget sekali dan baru mengetahui informasi ini dari rekan-rekan media. Kemarin memang sempat dia tidak masuk kerja karena izin sakit. Tentu saya sebagai pimpinan benar-benar kaget. Kami menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian," ucapnya saat ditemui di ruang kerja, Kamis (7/11/2019).


Wisnawa pun menyebutkan jika pelaku Wartayasa masuk sebagai pegawai kontrak di BKPSDM sejak tahun 2010.

Ia ditempatkan di Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Promosi.

Bila saja di pengadilan pelaku Wartayasa terbukti bersalah, maka pihaknya kata Wisnawa akan segera melakukan putus kontrak kerja.

"Kinerjanya sangat baik. Segala tugas-tugasnya terselesaikan. Makanya saya kaget sekali menerima informasi seperti ini. Tapi ini karena ulahnya sendiri yang melanggar disiplin pegawai, tentu kami akan melakukan tindakan tegas. Bila di Pengadian dia terbukti bersalah, kontraknya akan kami putus," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Fakta Lengkap Oknum Guru di Buleleng Janjikan Siswinya Kebaya Lalu Diajak ke Kos, https://bali.tribunnews.com/2019/11/07/fakta-lengkap-oknum-guru-di-buleleng-janjikan-siswinya-kebaya-lalu-diajak-ke-kos?page=all.

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved