Tokoh Sangalla Tempuh Perjalanan 315 Kilometer Toraja-Makassar Hanya Laporkan Jalan Rusak
Paulus sapaan Paulus Minggu Rentah memperlihatkan kondisi jalanan tersebut dengan handphone yang digenggamnya.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSSAR - Tokoh Masyarakat Sangalla Tana Toraja, Paulus Minggu Rentah (65) mendatangi kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Senin (5/11/2019).
Kedatangannya tersebut untuk melaporkan kondisi jalanan rusak yang ada di Kabupaten Tana Toraja.
VIDEO: Bicara Nasib Pelatih hingga Pemain Musim Depan, CEO PSM Bilang Begini
VIDEO: Politisi PDIP Terima Aspirasi di Dapilnya Soal Iuran BPJS
VIDEO: Mochamad Iriawan Ketua Umum Baru PSSI, Ini Penegasan CEO PSM
Fakta Jasad Pria Jember Dicor di Bawah Musala, Dikubur Tiga Lapis, Polisi Harus Kerja Keras Menggali
6 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka, Sudah Tahu Cara Unggah Foto selfie? Simak 3 Petunjuk Ini
Tepatnya, di jalan Poros Sanggala menuju Makula. Jalanan tersebut berhadapan langsung dengan Kantor Polsek Sanggala.
Paulus sapaan Paulus Minggu Rentah memperlihatkan kondisi jalanan tersebut dengan handphone yang digenggamnya.
" Lihat, ini sudah seperti kubangan kerbau jalanannya rusak parah," jelasnya kepada awak Tribun Timur yang menerima kunjungannya.
Ia mengatakan jalanan tersebut mengganggu aktivitas warga, terlebih lagi karena merupakan jalanan utama.
Diketahui, jalanan tersebut baru dikerjakan pada tahun 2018 lalu dengan nilai kontrak miliyaran rupiah.
Namun, Paulus Minggu Rentah menilai proyek pengerjaan jalan dengan dana miliyaran harusnya dapat bertahan bertahun-tahun.
" Ini malah rusak cepat, kami masyarakat mempertanyakan bagaimana dengan mutu aspal yang biasanya bisa 5 tahun baru rusak," jelasnya.
Tentunya ini dapat menjadi perhatian masyarakat setempat terlebih lagi Tana Toraja merupakan salah satu destinasi terbaik di Sulawesi Selatan.

" Kami mengharapkan pengawasan dan tindak lanjut dari pemerintah terkait atas hal ini," kata Paulus M Renta.
Sebelumnya, Paulus beberapa kali menyambangi Tribun Timur untuk melaporkan kondisi jalan di kampungnya tersebut.
Ia yang merupakan Koordinator Kerukunan Kambisa Rante Labi Makassar merasa memiliki tanggung jawab atas apa yang terjadi di kampungnya.
Paulus menempuh kurang lebih 315 kilometer dari kampungnya di Sangalla ke Kota Makassar atau menempuh waktu tempuh tujuh jam 39 menit hanya ingin menyampaikan jika di kampungnya jalanannya sedang rusak dan butuh perhatian pemerintah untuk membenahinya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur Desi Triana
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
A