Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RILIS

Dosen Unismuh Makassar Nurlinah Subair Diundang Berbicara Kanker di Singapura

Dosen Unismuh Makassar Nurlinah Subair Diundang Berbicara Kanker di Singapura

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
Unismuh
Dosen FKIP Unismuh Makassar Dr Nurlinah Subair MSi 

Dosen Unismuh Makassar Nurlinah Subair Diundang Berbicara Kanker di Singapura

MAKASSAR Dosen FKIP Unismuh Makassar Dr Nurlinah Subair MSi, diundang jadi pembicara soal kanker di Singapura 5-6 Nopember 2019.

Menurut Nurlinah kepada media, Senin (4/11/2019), panggilan jadi pembicara di Singapura itu datang dari lembaga berpusat di Hongkong.

Lembaga itu bernama Pfizer Corporation Hong Kong Limited (Pfizer).

Baca: Video Detik-detik, Kronologi Gubernur Mantan Suami Ussy Sulistiawaty Ngamuk di Laga Persib Bandung

Baca: 7 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019, Berikut Berkas Diperlukan Termasuk Scan KTP dan Foto Latar Merah

Baca: Nasib Polisi Satlantas yang Berhentikan Mobil Ambulans & Pukul Sopir, Kok Belum Disidang, Kronologi

Acara itu bernama Forum Pemangku Kepentingan Onkologi 6 APAC, tegas Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX di Unismuh Makassar ini.

Pertemuan ini bertujuan membahas sentrisitas pasien; pembangunan kapasitas; lanskap kanker paru-paru; berbagi praktik terbaik termasuk informasi dan pendidikan.

Program ini akan dimulai pukul 8:30 pagi pada 5 November 2019 dan berakhir pada 17:00 pada 6 November 2019.

Pertemuan dan akomodasi hotel akan berada di Pan Pacific Hotel, Singapura.

Jejak rekam perjalanan hidup penyintas kanker ini sangat luar biasa. Di saat sedang merampungkan jenjang studi S3 sosiologi di PPs-UNM, tahun 2012 dia divonis mengidap penyakit kanker payudara.

Sejak itu bertekad menaklukkan penyakit kanker dengan mengikuti proses penyembuhan dengan beberapa kali operasi.

“Malah di saat-saat akan ujian proposal, ujian hasil, ujian tutup dan promosi dia harus tetap berjuang dengan mempertaruhkan nyawa menaklukkan kanker, ” kata Dewan Pengawas Rumah Sakit Kota Makassar ini.

Semangat hidup yang cukup tinggi ditambah dukungan keluarga dan teman sejawat menjadikan magister sosiologi PPs-Unhas ini, mampu menaklukkan dan kini mulai menata kehidupan selaku penyintas kanker.

Setelah sembuh dari serangan penyakit kanker bersama dengan sesama pentintas kanker mendirikan komunitas diberi nama, Makassar Cancer Care Community (MC3).

“Lewat komunitas itu banyak berbuat melakukan penyadaran sosialiasasi penyakit kanker kepada seluruh lapisan masyarakat.

Sejak mulai hadir komunitas MC3 sejak 2012, dengan kegiatan penyuluhan penyakit kanker, membawa dampak bagi penderita yang datang berobat ke pusat pelayanan,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved