Sambut Era Revolusi Industri 4.0, Hisfarkesmas PD Sulsel Gelar Seminar dan Rakerda, Ini Tujuannya
Seminar dan Rakerda yang mengusung tema, 'Optimalisasi Peran Apoteker dan Tenaga Kefarmasian di Era Industri 4.0' itu dihadiri 620 peserta.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan apoteker dan tenaga tehnis kefarmasian mengikuti Seminar dan Rakerda I Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat (Hisfarkesmas) Sulawesi Selatan di Ballroom Karebosi Condotel, Makassar, Minggu (3/11/2019) siang.
Seminar dan Rakerda yang mengusung tema, 'Optimalisasi Peran Apoteker dan Tenaga Kefarmasian di Era Industri 4.0' itu dihadiri 620 peserta.
200 Orang Meriahkan Tribun Zumba Bareng IFI Makassar
Dokter Boyke Bongkar Bagian Sensual Nikita Mirzani yang Buat Banyak Pria Bertekuk Lutut, Bukan Dada!
BMKG: Peralihan Musim, Waspada Angin Kencang dan Petir
Dua Adik Kandung Menteri Pertanian Perebutkan Satu Tiket Rekomendasi Partai Golkar Pilwali Makassar
SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar TV Online Madura United Vs Persipura, Akses Link Disini
Perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Ambo Intang, memgungkapkan, Hisfarkesmas PD Sulsel menggelar seminar dan rakerda tersebut dalam rangka meningkatkan peran apoteker yang ada di Puskesmas.
" Optimalisasi Peran Apoteker dan Tenaga Kefarmasian di Era Industri 4.0, ini tentu dalam upaya meningkatkan peran apoteker di Puskesmas dalam memberikan layanan ke masyarakat," kata Ambo Intang.
Ia pun berharap, agar peserta seminar tersebut dapat mengimplementasikan setiap materi yang dipaparkan pemateri.
" Jadi harapannya kita, agar bagaimana apoteker di Puskesmas ini bisa menyalurkan atau mengeluarkan ide-ide bagimana peran dan posisi strategis di Puskesmas. Sehingga, betul-betul bisa memberikam layanan yang dapat dirasakan lansung masyarakat," harap Ambo Intang.
Senada dengan Ambo Intang, Ketua Hisfarkesmas PD Sulsel Beny Richardo, mengungkapkan seminar tersebut sangatlah penting diikuti oleh apoteker Puskesmas yang ada di Sulsel.
Terlebih, memasuki revolusi industri 4.0 saat ini.

" Pada revolusi industri 4.0 ini, dapat mengubah cara hidup, bekerja, dan dapat peningkatan kualitas SDM khususnya tenaga kesehatan. Hal itu mengharuskan peningkatan kualitas dan peran profesi," kata Beny Ricardo.
Untuk menghadapi era industri 4.0 itu, lanjut Beny sapaan Beny Ricardo, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya apoteker dan tenaga tehnis kefarmasian.
Adapun pematir yang dihadirkan dalam seminar tersebut, Ketua Hisfarkesmas Pusat dan Juara 1 Nakes Farmasi Teladan Tingkat Nasional 2017, Indriyani Bunyamin.
Selain itu, juga dihadirkan Direktur PT Ismut Fitomedika Mansur Ibrahim, Product Executive PT Sanofi Aventis Sugirman dan Product Executive PT Medikon Laura Van S Farm. (tribun-timur.com).
Laporan wartawan tribun-timur.com, Muslimin Emba.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
(*)