Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Bumi Tektonik 3.0 SR Kembali Guncang Mamasa Sabtu Pagi, Ini Titik Lokasinya

Gempa Bumi Tektonik 3.0 SR Kembali Guncang Mamasa Sabtu Pagi, Ini Titik Lokasinya

Tayang:
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Suryana Anas
PGR IV Makassar
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (2/10/2019) pagi tadi. Gempa bumi berkekuatan 3.0 skala richter (SR), Terjadi pada pukul 06.20:57 WITA. 

Bahkan beberapa sudut ruangan terlepas antara tiang dan dinding bangunan.

Pemilik rumah, Riska menjelaskan, getaran gempa yang terjadi pada selasa kemarin secara berturut-turut membuat retakan pada rumah miliknya, semakin bertambah dari sebelumnya.

"Getarannya cukup terasa kencang dan guncangan terjadi beberapa kali sehingga retakan semakin bertambah," ungkap Riska Rabu (3/7/2019) siang tadi.

Tenda darurat milik keluarga Riska didirikan Pasca gempa 4.3 SR guncang wilayah Mamasa
Tenda darurat milik keluarga Riska didirikan Pasca gempa 4.3 SR guncang wilayah Mamasa (Semuel Mesakaraeng/Tribun Timur)

Karena takut terjadi gempa susulan Riska dan keluarganya terpaksa tidur di luar rumah.

"Semalam kami tidur di tenda, karena gempa terus-terusan terjadi. Takutnya ada gempa susulan yang lebih besar menyebabkan reruntuhan," tuturnya.

Dari pantauan tribunmamasa.com, kondisi di wilayah kota Mamasa dan sekitarnya, masih kondusif.

Meski sering terjadi gempa beruntun, namun belum ada kerusakan parah yang terjadi. (*)

Gempa Sesenapadang

Gempa berkekuatan Magnitude 4,3 Skala Richter kembali mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Hasil analisis BMKG menunjukkan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.05 LS dan 119.42 BT.

Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 Km Timur Laut Kecamatan Sesenapadang, pada kedalaman 5 km.

Gempa ini terjadi pukul 22:51:34 WITA, Selasa (2/7/2019) malam tadi.

Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Wilayah lV Makassar, dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal.

Gempa ini diakibatkan aktivitas Sesar Saddang yang berdekatan dengan pusat epicenter.

Gempabumi ini masih merupakan rangkaian gempabumi Swarm yang terjadi di Kabupaten Mamasa selama ini.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved