PSM Berpeluang Menang WO! Kok Bisa? Berikut Ini Alasan Manajemen Tolak Laga Persebaya vs PSM Pindah

Pertandingan Persebaya vs PSM terancam tidak digelar sesuai jadwal yang telah disepakati yakni pada Sabtu (2/11/2019).

Bonek melakukan perusakan sejumlah fasilitas stadion saat tim Bajul Ijo itu kalah dari PSS Sleman di pekan ke-25 lalu. 

Pihak kepolisian akhirnya tak lagi mengeluarkan izin keramaian kepada Persebaya.

Padahal sesuai jadwal Persebaya harus menjamu PSM pada pekan ke-26 Liga 1 di GBT, Sabtu (2/11/2019) besok.

Kabarnya, sempat ada wacana tuan rumah ingin memakai Stadion Surajaya, Lamongan atau Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Madura.

Namun lagi-lagi usaha Persebaya terganjal izin keamanan karena pihak kepolisian setempat tak memberi restu.

Bahkan diberitakan fans klub-klub lokal di daerah tersebut, melakukan penolakan jika Persebaya tanding.

Ketua Panpel PSM, Ali Gauli Arif menyebut saat Persebaya tak mendapat izin dari polisi, sempat ada wacana agar pertandingan kedua kesebelasan dipindahkan ke Stadion Mattoanging Makassar.

Ully -sapaan akrab Ali menyebutkan ia bahkan sempat diminta oleh manajemen PSM untuk stand by dan bersiap-siap mengurus pertandingan di Stadion Mattoanging.

“Tapi entah kenapa tiba-tiba tidak jadi dan ada keputusan pindah ke Batakan,“ ujarnya. (*)

Item PSM Menolak 

* Pemain akan kelelahan sebab baru-baru ini PSM menghadapi Bhayangkara FC di Jakarta sebelum ke Surabaya.

* Berangkat ke Balikpapan pada H-2 sebelum pertandingan jelas menguras energi dan stamina.

* Manajemen berpegang teguh pada hasil Hasil Emergency Meeting PSSI, PT LIB & 18 klub liga 1 2019 di Bali beberapa waktu lalu.

Hasil Emergency Meeting PSSI, PT LIB & 18 klub liga 1 2019

1. Kompetisi harus selesai 22 Desember.

2. Mengenai jadwal pertandingan: 

- Kepastian jadwal pertandingan sebelumnya H-7 disepakati jadi H-4.

- Tiap klub harus mendaftarkan 1 tempat/stadion di tempat lain, sebagai pengganti jika izin pertandingan tidak keluar. 

- Opsi lain jika izin tidak keluar maka akan ditempuh 2 cara:

(1) Pertandingan digelar tanpa penonton.

(2) Pindah ke stadion yang sudah didaftar. 

- Jika H-1 status pertandingan masih tidak jelas (izin belum jelas) dan sudah diselenggarakan MCM (dihadiri tim tamu) maka Match Commisioner akan mengambil alih,

kemudian menyerahkan ke PSSI dengan kemungkinan keputusan tuan rumah kalah dinyatakan kalah 0-3. 

3. Jadwal pertandingan tidak bisa diubah lagi. 

4. Timnas Senior hanya bisa memanggil maksimal 2 pemain dari setiap klub Liga 1. 

5. Timnas U23 diprioritaskan dan pemain yang membela Timnas U23 tidak bisa dipanggil pulang. 

6. Kongres Luar Biasa (KLB) digelar 2 November 2019.

7. Kewajiban PSSI ke klub akan diselesaikan antara 20 hingga 31 Oktober.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved