Larangan Cadar, Legislator PKS Gowa: Jangan Intervensi Hak Pemeluk Agama

Hal ini ia sampaikan menanggapi pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang ingin mengkaji larangan bercadar dan celana cingkrang pada instansi pemrint

Larangan Cadar, Legislator PKS Gowa: Jangan Intervensi Hak Pemeluk Agama
Sanovra/Tribun Timur
Larangan Cadar, Legislator PKS Gowa: Jangan Intervensi Hak Pemeluk Agama 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Legislator DPRD Gowa dari Fraksi Amanat Sejahtera, Asnawi Syam menuturkan, seorang aparatur sipil negara (ASN) memiliki hak dalam memeluk agama.

Hal ini ia sampaikan menanggapi pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang ingin mengkaji larangan bercadar dan celana cingkrang pada instansi pemrintah.

Jelang Hadapi Persebaya, Tim PSM Makassar Tetap Gelar Latihan di Jatim

Simak Perjalanan Karier Alfin Lestaluhu, Punya Peran Penting di Timnas U-16

Jadwal dan Sinopsis 5 Film Layar Lebar yang Tayang di XXI MaRI Makassar

Raffi Beber Bagian Tubuh Istri & Respon Tak Biasa Nagita Setelah Nonton Video Syur Diduga Dirinya

Kondisi Terkini Dylan Carr Rimba Diungkap Sang Ayah, Ada Pembengkakan Otak, Induced Coma

"Saya pikir Menteri Agama jangan mengintervensi hak ASN dalam memeluk agama dan keyakinan," katanya kepada Tribun Timur, Jumat (1/11/2019).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menilai, pernyataan Menteri Agama ini bisa berpotensi membuat gaduh bangsa Indonesia.

Asnawi menuturkan, tidak ada malasah jika seorang ASN memakai celana cingkrang ataupun cadar ketika datang berkantor dan melaksanakan pekerjaan.

"Yang salah kalau ASN memakai celana pendek. Saya selalu legislator DPRD dari PKS tidak setuju dengan penyataan Menteri Agama," bebernya.

Larangan Cadar, Legislator PKS Gowa: Jangan Intervensi Hak Pemeluk Agama
Larangan Cadar, Legislator PKS Gowa: Jangan Intervensi Hak Pemeluk Agama (Sanovra/Tribun Timur)

Asnawi meminta, pemerintah tidak mudah menuding seseorang memiliki ideologi radikal ataupun teroris.

Utamanya pemeluk agama yang memiliki jenggot, celana cingkrang, ataupun bercadar. Sebab, katanya, hal itu adalah hak pemeluk agama.

"Kami harap Menteri Agama berfokus mengurusi umat ini. Bagaimana bisa baik dan bebas beribadah menurut keyakinan mereka semua," tandasnya. (*)

Kades Taring Gowa Diperiksa Polisi Dugaan Penipuan Calon Veteran

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved