Belum Teken NPND, KPU Pangkep dan Selayar Kembali Dipanggil Mendagri

Olehnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep dan Selayar.

Belum Teken NPND, KPU Pangkep dan Selayar Kembali Dipanggil Mendagri
munjiyah/tribunpangkep.com
Ketua KPU Pangkep, Burhan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep dan Selayar belum mendapatkan kata sepakat dengan tim anggaran pemerintah daerah (TPAD) terkait biaya Pemilihan Kepala Daerah 2020 mendatang.

Olehnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep dan Selayar.

Ini merupakan pemanggilan kedua bagi kedua penyelenggara KPU tersebut karena belum menetapkan Naskah Perjanjian Dana Hibah Daerah (NPHD).

SEDANG BERLANGSUNG LINK Live Streaming TV Online Kalteng Putra vs Persib Bandung, Tonton di HP

Tahun 2020 UMP Sulsel Rp 3,1 Juta, LBH Sebut Jumlah ini Paling Tepat

Beli Minyak Goreng Pakai Gopay Lebih Murah di Alfamidi

"Sekarang saya masih di Mendagri," kata Ketua KPU Pangkep Burhan kepada Tribun,Jumat (01/10/2019). Burhan ke Jakarta sejak Kamis kemarin menghadiri undangan Mendagri.

"Iya, sudah 2 hari, suratnya ditujukan ke Bupati, tapi tidak hadir,"tuturnya.

Burhan mengaku pertemuan dengan pihak Mendagri masih akan terus berlanjut, karena belum mendapatkan hasil atau solusi terkait biaya Pilkada.

"Kami tidak bisa pridiksi karena sementara berlanjutki," ujarnya.

Sebelumnya pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia turun tangan, menfasilitasi kedua belapihak.

Tapi tidak membuakan hasil.

Koordinator Divisi Perencanaan, Keuangan, dan Logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi yang dikonfirmasi membenarkan kedatangan Tim Kemenko Polhukam.

SEDANG BERLANGSUNG LINK Live Streaming TV Online Kalteng Putra vs Persib Bandung, Tonton di HP

Tahun 2020 UMP Sulsel Rp 3,1 Juta, LBH Sebut Jumlah ini Paling Tepat

Beli Minyak Goreng Pakai Gopay Lebih Murah di Alfamidi

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved