Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

Ini Sebabnya Tanggal 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween

Ini Sebabnya Tanggal 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween. Tepatnya, tanggal 31 Oktober sebuah perayaan yang dikenal dengan Halloween dirayakan.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
Freepik.com
Halloween Tanggal 31 Oktober, Ini Sejarah dan Fakta di Balik Perayaannya, Ada Hubungan dengan Hantu? 

Ini Sebabnya Tanggal 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween

TRIBUN-TIMUR.COM- Setiap tahunnya, dunia merayakan sebuah perayaan horor atau mistis.

Tepatnya, tanggal 31 Oktober sebuah perayaan yang dikenal dengan Halloween dirayakan.

Pada momen ini, banyak orang membuat penampilannya begitu horor.

Baca: Lowongan Kerja - PT Mitsubishi Motors Banyak Posisi, Lulusan S1, Cek Syarat & Link Daftar Online

Baca: KPK Sebut Fahri Hamzah PKS Sebar Hoax, Tanggapi Video di YouTube Deddy Corbuzier, Termasuk soal Gaji

Baca: Kata-kata Happy Hari Halloween 2019 Tanggal 31 Oktober, Maksud Trick or Treat hingga Tragedi

Seperti mengenakan kostum hantu ataupun binatang aneh.

Dilansir dari Tribunnews, Halloween merupakan sebuah festival yang berasal dari bangsa Celtic, nenek moyang bangsa Eropa.

Biasanya, festival Halloween dirayakan dengan menggunakan kostum-kostum seram.

Festival Halloween dirayakan diberbagai belahan dunia, terutama di Amerika Serikat.

Perayaan Halloween telah menjadi tradisi dan dirayakan dengan kostum yang menyeramkan.

Halloween adalah pertanda berakhirnya musim tanam, dan menyambut datangnya musim dingin sebagai tradisi rakyat.

Sejarah

Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno Samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno.

Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudyaan orang Gael, dan kadang disebut dengan 'Tahun Baru Kelt'.

Orang Kelt menggunakan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin.

Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka.

Orang Gael akan menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih.

Mereka akan mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka.

Halloween merupakan kependekan dari All Hallows' Even yang berarti malam sebelum ahri raya All Hallow yang saat ini disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day).

Huruf “n” di akhir kata Halloween berasal dari kata even.

Pada jaman dulu, tanggal 1 November dipakai sebagai hari festival keagamaan di berbagai tradisi paganisme Eropa hingga Paus Gregorius III dan Paus Gregorius IV memindahkan perayaan All Saints Day menurut kalender santo dari tanggal 13 Mei ke 1 November.

Hari Raya Semua Orang Kudus ditentukan misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan dengan alasan ingin orang pagan mempercayai agama Kristen.

Hari Para Arwah (Day of the Dead) yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Meksiko, China dan Filipina.

Sejarah singkat :

Abad ke-5 SM

Orang Kelt memperingati festival Samhain setiap akhir Oktober. Mereka percaya bahwa itulah saat ketika para arwah dan makhluk gaib sedang aktif-aktifnya bergentayangan.

Abad ke-1 M

Orang Romawi menaklukkan orang Kelt dan mengadopsi kebiasaan Samhain yang mistis itu.

Abad ke-7 M

Konon, Paus Bonifasius IV meresmikan perayaan tahunan Hari Semua Orang Kudus untuk menghormati para martir.

Abad ke-11 M

Tanggal dua November ditetapkan sebagai Hari Semua Jiwa, yaitu peringatan untuk orang mati.

Abad ke-18 M

Nama perayaan itu, yaitu Hallowe’en (Hallow Evening), disambung menjadi Halloween dalam tulisan tercetak.

Abad ke-19 M

Ketika ribuan orang pindah dari Irlandia ke Amerika Serikat, mereka membawa juga kebiasaan-kebiasaan Halloween. Belakangan, kebiasaan itu dicampur dengan kebiasaan serupa yang dibawa para pendatang Inggris dan Jerman, serta Afrika dan negeri-negeri lain.

Abad ke-20 M

Halloween menjadi perayaan yang populer di Amerika Serikat.

Abad ke-21 M

Halloween berkembang menjadi industri yang menghasilkan keuntungan miliaran dolar di seputar dunia.

Simbol

Halloween memiliki simbol dalam setiap perayaannya.

Simbol Halloween yang digunakan secara universal adalah labu yang dibentuk menyerupai wajah yang menyeramkan.

Karakter labu tersebut disebut dengan Jack-o-Lantern.

Di dalam karakter labu tersebut diletakkan lilin menyala atau lampu agar terlihat lebih seram di tempat gelap.

Budaya ini berasal dari Amerika Utara yang merupakan area penghasil labu.

Simbol lain dari Halloween adalah orang-orangan sawah.

Labu dianggap sebagai hasil panen dan orang-orangan sawah adalah para penjaga.

Selain itu terdapat ucapan 'trick or treat' yang berfungsi sebagai mantra untuk mengusir serta menenangkan para roh jahat.

Simbol ini dimulai ketika bangsa Irlandia bermigrasi ke wilayah Amerika pada kisaran abad ke-19.

Migrasi tersebut menghasilkan perpaduan budaya antara dua negara.

Salah satunya adalah tradisi yang berasal dari Irlandia ketika anak-anak mengunjungi rumah tetangga mereka dan mengucapkan 'trick or treat' untuk meminta permen.

Mitos

Kepercayaan bahwa ketika tidak sengaja melihat laba-laba saat malam Halloween menunjukkan bahwa arwah orang disayangi sedang berada di sekitar untuk mengawasi.

Roh-roh jahat dapat diusir jika bel dibunyikan pada malam hari.

Ketakutan pada malam halloween disebut dengan Samhainphobia.

Sumber berita: https://www.tribunnewswiki.com/2019/10/30/hari-ini-dalam-sejarah-31-oktober-diperingati-sebagai-perayaan-halloween

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved