Ini Tulisan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Terkait Hari Sumpah Pemuda
Hal itu disampaikan orang nomor satu Pemkab Gowa dalam tulisan pendek bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) hari ini.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, sumpah pemuda membuat hati bergetar bila membaca maupun mendengarnya.
Hal itu disampaikan orang nomor satu Pemkab Gowa dalam tulisan pendek bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) hari ini.
"Sungguh mendengar dan membaca sumpah pemuda akan membuat hati ini bergetar," katanya dalam pesan WhatsApp yang diterima Tribungowa.com.
LENGKAP Harga & Spesifikasi Redmi Note 8 Pro, Penjualan Perdana Mulai Besok, 29 Oktober 2019
Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Lengkap Ponsel Gaming Vivo iQoo Neo 855, Harga Rp 4 Jutaan
Peringatan Sumpah Pemuda Berujung Bentrok 2 Kelompok Mahasiswa di UNM
Adnan menilai, ada sarat makna yang terkandung dari kata per kata.
Begitupun kalimat per kalimat dalam sumpah pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 lalu.
"Jika itu bisa dimaknai lebih dalam merajuk kebersamaan pemuda dalam membangun bangsa, yakin negeri ini ke depan akan melaju cepat," beber Adnan.
"Jika ingin melihat masa depan suatu bangsa, maka lihatlah pemudanya hari ini," imbuhnya melanjutkan.
Berikut tulisan Bupati Gowa yang diterima oleh wartawan Tribun Timur.
SUMPAH PEMUDA
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
SUNGGUH, mendengar dan membaca sumpah pemuda akan membuat hati ini bergetar. Ada sarat makna yang terkandung dari kata per kata dan kalimat per kalimat dalam sumpah pemuda.
Jika itu bisa dimaknai lebih dalam merajuk kebersamaan pemuda dalam membangun bangsa, yakin negeri ini ke depan akan melaju cepat. Jika ingin melihat masa depan suatu bangsa, maka lihatlah pemudanya hari ini.
Bangsa ini berharap banyak pada generasi pelanjutnya. Saya, anda, kita semua, para pemuda. Suatu waktu, bangsa ini membutuhkan regenerasi pengambil alihan kewenangan pengelolaan bangsa di berbagai sektor. Energi baru itu adalah pemuda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-gowa-adnan-purichta-ichsan-16.jpg)