Syaharuddin Alrif Minta Fraksi DPRD Sulsel Setorkan Nama Komposisi Fraksi

Menurut Politisi Partai NasDem tersebut setelah nama semua ditampung, maka selanjutnya menggelar rapat paripurna pengumuman komposisi AKD DPRD periode

Hasan Basri/Tribun Timur
Para Anggota DPRD Sulsel usai pelantikan lima pimpinan dewan, Senin (21/10/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif meminta kepada sembilan Fraksi DPRD Sulsel menyetor nama perwakilan untuk komposisi dalam alat kelengkapan dewan (AKD).

Menurut Politisi Partai NasDem tersebut setelah nama semua ditampung, maka selanjutnya menggelar rapat paripurna pengumuman komposisi AKD DPRD periode 2019 - 2024 mendatang.

Sosok La Halisu, GM Baru Citadines Royal Bay Makassar yang Tetap Utamakan Pendidikan

Konfercab VI HMI Cabang Maros, Jupriadi Juma Terpilih Secara Aklamasi

Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Parepare ke Presiden Jokowi-Maruf

BREAKING NEWS: Bentrok Antar Prodi di Fakultas Ekonomi UNM Berhenti

VIDEO: KPU Luwu Utara Bedah Tagline Pilkada Luwu Utara 2020

"Kami beerencana Minggu ini juga akan melakukan pengumuman AKD. Minggu lalu kami sudah minta pimpinan fraksi untuk melakukan komunikasi soal bagian AKD itu," kata Sekretaris NasDem usai pelantikan di DPRD Sulsel.

Kata Syahar setelah nama disetor sisa membahas teknis nya nanti bagaimana upaya para anggota fraksi dengan sistem yang tentu menginginkan proporsional berkeadilan.

Nanti akan musyawarahkan untuk mengambil mufakat untuk memutuskan komposisi tersebut. "Misalnya dari Golkar menjadi ketua komisi sekian, Nasdem, Gerindra, Demokrat, PKS kokisi sekian dan seterusnya," ujarnya.

Syahar bersama Ketua DPR Ina Kartika Sari selalu berupaya agar DPRD ini pola kerjanya kebersamaan, musyawarah mufakat ditempuh sebelum mengeluarkan putusan.

Dia berjanji setelah komposisi selesai, maka DPRD Sulsel akan menyelesaikan kerja kerjanya yang harus dituntaskan.

Seperti pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2020. Dia menjadwalkan mulai 26 Oktober hingga awal November sudah memasuki tahapan pembahasan APBD pokok.

"Miggu ini setelah AKD tuntas maka akan kami kebut untuk pokok apbd 2020. Insha Allah masuk pembahasan satu bulan kita pengesahan di akhir November. Supaya APBD terkejar tidak ada tagnan di provinsi Sulsel karena sinergitas Kebersamaan dibangun dari awal," ujarnya.

Para Anggota DPRD Sulsel usai pelantikan lima pimpinan dewan, Senin (21/10/2019).
Para Anggota DPRD Sulsel usai pelantikan lima pimpinan dewan, Senin (21/10/2019). (Hasan Basri/Tribun Timur)

Sekedar diketahui usai pengambilan sumpah dan janji lima pimpinan defenitif DPRD Sulsel, langsung mengumumkan pansus tata tertib.

Adapun pimpinan Pansus yakni Arum Spink dan Ince Langke sebagai wakil ketua dengan jumlah anggota 18 orang. Beberapa hari lalu kata dia sudah menyusun tatib.

Tatib ini digunakan sebagai pedoman untuk bekerja dalam rapat di DPRD. " Tadi sudah diumumkan. Besok langsung dikerjakan pekejaan tatib dan segera finanalisasi. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved