Pawai Santri di Luwu Utara Diikuti Ribuan Peserta

Ketua DPRD Luwu Utara Basir, Sekda Tafsil Saleh, Kapolres AKBP Boy FS Samola, dan Kepala Kemenang Luwu Utara Nurul Haq hadir.

Pawai Santri di Luwu Utara Diikuti Ribuan Peserta
chalik/tribunlutra.com
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara menggelar pawai santri yang dipusatkan di depan rumah jabatan bupati Luwu Utara, Jl Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara menggelar pawai santri yang dipusatkan di depan rumah jabatan bupati Luwu Utara, Jl Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Senin (21/10/2019).

Pawai dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional.

Bersama Melati Daeva Juarai Denmark Open 2019, Ini Profil Praveen Jordan Jebolan PB Djarum

Jeneponto Terima 167 Formasi CPNS Tahun 2019 dari Kemenpan RB RI

M Arfan Dapat Kartu Kuning di Penghujung Laga PSM vs Persija, Absen Lawan Madura United

Pertama Kali di Indonesia, Atraksi Flyboard Padukan Lampu, Api dan Kembang Api di Laut Makassar

Hari ini Presiden Jokowi Dikabarkan akan Umumkan Susunan Kabinet Kerja, Ini Bocoran Komposisinya

Pawai yang diikuti ribuan santri dilepas Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Ketua DPRD Luwu Utara Basir, Sekda Tafsil Saleh, Kapolres AKBP Boy FS Samola, dan Kepala Kemenang Luwu Utara Nurul Haq hadir.

Indah Putri pada kesempatan itu membeberkan dirinya juga pernah jadi anak santri.

"Saya anak santri, pernah santri dan selalu santri," katanya.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara menggelar pawai santri yang dipusatkan di depan rumah jabatan bupati Luwu Utara, Jl Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Senin (21/10/2019).
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara menggelar pawai santri yang dipusatkan di depan rumah jabatan bupati Luwu Utara, Jl Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Senin (21/10/2019). (chalik/tribunlutra.com)

Menurut Indah Putri, santri sangat spesial setelah diresmikannya UU No 18 tahun 2019 tentang pesantren.

Santri tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, juga mengembangkan fungsi dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.

"Dengan undang-undang ini negara hadir memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitas kepada pesantren dengan tetap menjaga kemandiriannya," katanya.

Indah Putri kemudian menitip Luwu Utara untuk dijaga dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan.

"Mari kita menjadikan santri Indonesia membawa perdamaian bagi dunia," terang Indah Putri. (*)

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved