Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nelayan dari Pulau Sarappo Lompo Pangkep, Dikabarkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan SAR

Nelayan dari Pulau Sarappo Lompo Pangkep, Dikabarkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan SAR

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Suryana Anas
facebook
Seorang nelayan perairan Spermonde,Selat Makassar, asal Pulau Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Minggu (20/10/2019) dikabarkan hilang saat melaut. 

Nelayan dari Pulau Sarappo Lompo Pangkep, Dikabarkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan SAR

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Seorang nelayan perairan Spermonde,Selat.Makassar, asal Pulau Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Minggu (20/10/2019) dikabarkan hilang saat melaut.

Nelayan yang diidentifikasi bernama Daeng Pa'di, usia 52 tahun ini, dilaporkan hilang oleh kerabatnya, Nur Ani.

"Dg Pa'di pergi memancing tadi malam (Sabtu, 19/10/0"2019), belum kembali. Barang-barangnya sudah didapat, tapi orangnya belum," kata Nur Ani, melalui akun facebook Laporan Warga Pangkep, tadi malam.

Baca: Viral di WhatsApp, 5 Putra Sulsel Masuk di Susunan Kabinet / Calon Menteri Era Jokowi - Maruf Amin

Baca: Arti Petuah Bugis di Pidato Jokowi di Pelantikan Presiden 2019 hingga Eselon III - IV Akan Dihapus

Baca: sscasn.bkn.go.id, CPNS 2019 Dibuka 25 Oktober, Jadwal Pendaftaran, Formasi, Syarat, Cara Daftar

Kami mengharap teman-teman dari Pulau Sarappo Caddi, Gondong Bali, Pajjdnnekang, Pulau Karanrang, Pulau Lumu-Lumu, Pulau Balang Lompo, Balang Caddi, Lamputang, dan pulau pulau lain sekitar Tupabiring, untuk ikut mencari saudara dan bapak kami.

Dia berharap bapaknya masih terdampar di pulau tidak tenggelam.

Dugaan sementara kapal pemancing bercat kuning dengan nama Asdar Jaya ini bocor dan tenggelam, dalam perjalanan memancing ikan.

Seorang nelayan perairan Spermonde,Selat Makassar, asal Pulau Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Minggu (20/10/2019) dikabarkan hilang saat melaut.
Seorang nelayan perairan Spermonde,Selat Makassar, asal Pulau Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Minggu (20/10/2019) dikabarkan hilang saat melaut. (facebook)

Cuaca saat kejadian dilaporkan berangin, ombak sekitar 1 hingga 2 meter.

Nur Ani sendiri memposting kabar duka itu, dengan membagikan screen shoot akun Facevook Reskiyani, yang diidwntifikasi masih kerabat Dg Paddi.

Reskiyani meminta tolong dan mengharapkan bantuan warga sekitar pulau Sarappo dan Tupabiring.
Dia juga mengharapkan agartim SAR laut dan BNNP Pangkep, Maros dan Makassar ikut mencari nelayan ini.

Hingga pukul 01,45 Wita, thread postingan darurat ini sudah dibagi lebih 30 kali, di-UP dan dikomentari lebih 80 akun.

Nelayan Hilang Asal Desa Baruga Bantaeng

Seorang nelayang di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, dilaporlan hilang.

Nelayan yang diketahui bernama, Iman (20) tersebut melaut dan tak pulang hingga akhirnya keluarga melapor jika anggota keluarganya hilang.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin ke awak Tribun, Sabtu (19/10/2019) siang.

Menurut pria yang akrab disapa Arman itu, nelayan yang dilaporkan hilang sudah memasuki hari kedua pencarian.

Baca: Sosok di Balik Foto Presiden dan Wapres, Darwis Triadi Ungkap Momen saat Potret Jokowi-Maruf Amin

Baca: 3 Alasan Ustadz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau, Bukan Gegara Prabowo Subianto - Jokowi

Baca: KABAR BURUK Irwansyah Bos Kue Artis Kekinian, Selebgram Medina Zein Gugat ke Polisi, Kasus Apa?

"Jadi menurut keterangan keluarganya, Iman normalnya pulang itu pukul 08.00 wita pagi, namun hingga sore Ia tak kunjung pulang sehingga mereka melapor kekita," kata Arman.

"Setelah kita menerima laporan kemarin kita langsung melakukan pencarian hingga malam, meski dalam SOP itu tak ada pencarian malam kecuali ada hal tertentu," tuturnya.

Proses pencarian belayan hilang di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, dilaporlan hilang.
Proses pencarian belayan hilang di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, dilaporlan hilang. (Basarnas Bantaeng)

Hari pertama pencarian tim SAR gabungan tak membuahkan hasil hingga dilanjutkan hari ini yakni hari kedua pencarian.

"Kita lanjutkan hari ini pencarian, tim masih melakukan pencarian di lapangan untuk mengetahui keberadaan Iman," pungkasnya.

Iman dilapokan hilang bersama perahu yang Ia tumpangi, dan saat melaut Ia hanya pergi sendirian menggunakan perahu fiber.

Berikut SAR gabungan yang melakukan pencarian Basarnas unit siaga Bantaeng, BPBD Bantaeng, Polsek Pajukukang, SAR Unhas, SAR Antariksa dan masyarakat setempat.

Nelayan Birea, Bantaeng

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menghentikan pencarian Asri yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/8/2019) pekan lalu.

Asri merupakan warga Birea, Bantaeng.

Baca: Sempat Dilaporkan Hilang, Ternyata Ini Dialami Empat Nelayan di Pangkep

Baca: Hilang Sejak Hari Sabtu, Nelayan Bantaeng Ini Belum Ditemukan

Baca: Empat Hari Hilang di Teluk Bone, Nelayan Kajuara Belum Ditemukan

"Setelah melihat situasi dan kondisi serta hasil musyawarah dengan pihak keluarga Asri, pencarian diputuskan untuk dihentikan karena hingga hari ke lima hari ini tidak ditemukan tanda-tanda keberadaannya," ujar Koordinator Basarnas Pos Bantaeng, Arman Amiruddin, Kamis (8/8/2019).

Lanjutnya, selanjutnya akan diadakan pemantauan. Apabila ditemukan tanda keberadaan Asri, maka operasi SAR dapat dibuka kembali.

"Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian ini dikembalikan ke instansi dan organisasi masing-masing," tambah Arman.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved