Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Tompobulu Bantaeng

Irfan mengungkapkan dua unit armada Damkar Bantaeng dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Imam Wahyudi
ikbal/tribunjeneponto.com
Kebakaran melanda pemukiman warga di Kampung Borong Inru, Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Bantaeng, Sulsel, Minggu (20/10/2019) malam 

TRIBUNBANTAENG.COM, TOMPOBULU - Kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Kampung Borong Inru, Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Bantaeng, Sulsel, Minggu (20/10/2019) malam.

Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit rumah milik Dg Maupa dan Dg Main.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Ops Damkar Bantaeng Irfan Nurmin keawak Tribun.

Baca: Mahtan Kembali Hapus Tato dan Tabliq Akbar

Irfan mengungkapkan dua unit armada Damkar Bantaeng dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

"Kita kerahkan dua unit armada ditambah 11 anggota membantu memadamkan api," kata Dia.

Lanjut Irfan lokasi yang jurang serta jalan sempit membuat Damkar Bantaeng sulit menjangkau lokasi kebakaran.

Baca: Rumah Semi Permanen di Taroada Maros Ludes Dilalap Api, Begini Kronologisnya

"Kendala jalan yang menanjak, jurang, dan jalan sempit membuat tim sulit menjangkau lokasi," tuturnya.

"Ditambah lokasi pengambilan air untuk menyuplai kurang lebih 5 kilometer ditambah kondisi jalan yang sangat terjal," tegas Irfan.

Kasi Ops Damkar Bantaeng itu menambahkan saat ini api berhasil dipadamkan dan Tim Damkar masih melakukan pendinginan.

Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan polisi. 

Baca: Rumah Semi Permanen di Taroada Maros Ludes Dilalap Api, Begini Kronologisnya

Rumah Semi Permanen di Taroada Maros Ludes Dilalap Api, Begini Kronologisnya

 Satu unit rumah semi permanen di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), ludes dilalap si jago merah, Minggu (20/10/2019) sore.

Tepatnya di Lingkungan Taroada, Kecamatan Turikale, Maros.

Rumah yang terbakar, milik warga setempat bernama Fatmawati (46).

Baca: Hasil & Update Klasemen Liga 1 2019: Persija Bungkam PSM, Macan Kemayoran Lepas dari Zona Degradasi

Rumah tersebut, juga menjadi tempat usaha meubel.

Fatmawati mengatakan, api pertama kali muncul dari bagian tengah rumahnya.

Tepatnya, dari bagian belakang televisi.

Baca: Sebagai Apa Ahok Hadir di Pelantikan Jokowi? Undangan Langsung dari Presiden, Ada Anies Baswedan

"Saya lagi Salat Asar, tiba-tiba anak saya memanggil, karena melihat api dari belakang televisi," kata Fatmawati, kepada tribun-maros.com.

Ia pun segera menyelamatkan buah hatinya tersebut ke luar rumah.

Tak ingin api membesar, Fatmawati berusaha memadamkan menggunakan air.

Baca: Permalukan PSM di Mattoanging, Persija Keluar dari Zona Degradasi

"Saya dibantu sejumlah warga berusaha memadamkan api. Tetapi angin juga bertiup kencang, makanya api terus membesar," tuturnya.

Sementara itu, Kasi Ops Damkar Maros, Sulaiman, mengatakan api berhasil dipadamkan, setelah lima armada dikerahkan ke lokasi kebakaran.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek listrik," ujar Sulaiman.

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, tetapi kerugian ditaksir hingga jutaan rupiah.

Baca: Kalla Toyota Spektakuler Jual 150 Mobil Dalam 6 Hari

Pascakebakaran, Dinas Perdagangan Luwu Timur Belum Punya Solusi Bagi Pedagang

 Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Luwu Timur Rosmiaty Alwy, belum punya solusi ke pedagang pasca Pasar Malili terbakar, Jumat (18/10/2019).

Berdasarkan data Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Luwu Timur, ada 11 pedagang yang tempat jualannya ludes terbakar.

Pasar Malili berlokasi di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sosok Penjahit Dibalik Celana Hitam & Batik-batik Dipakai Presiden Jokowi, 7 Tahun Ukuran Tetap Sama

Jelang Pelantikan Presiden, Begini Himbauan Ketua STIA Algazali Barru

Kabar Terbaru 2 Pejabat yang Terlibat Video Panas dan Beredar Lewat WhatsApp, Nasib di Tangan Bupati

Rosmiaty mengatakan, akan melaksanakan rapat dengan dinas terkait perihal solusi bagi pedagang yang tempat jualannya terbakar.

"Nanti kami rapatkan dulu dengan stekholder lainnya," kata Rosmiaty kepada TribunLutim.com, Sabtu (19/10/2019).

Sementara Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Elli Kendek mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP unit identifikasi reskrim titik api berasal dari adanya korsleting listrik.

"Korsleting listrik dari gudang milik saudara Hamka Yahya," tutur Elli.

Hamka Yahya (39) merupakan warga Dusun Langaru, Desa Baruga.

Itu dibenarkan Hamka Yahya. Pemilik Toko Bang Hasan mengaku melihat titik api dan kepulan asap dari gudang barang campuran miliknya.

Kabar Terbaru 2 Pejabat yang Terlibat Video Panas dan Beredar Lewat WhatsApp, Nasib di Tangan Bupati

Jelang Lawan PSM, Pelatih Persija Terbebani 2 Hal Ini

Buka Pameran Nasional Filateli di Trans Mall Makassar, Fadli Zon Bilang Begini

Kasatpol PP dan Damkar Luwu Timur, Indra Fawsi mengatakan, tiga unit Damkar Luwu Timur diterjunkan memadamkan api dibantu dua unit Damkar/fire Rescue PT Vale Indonesia.

"Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 750 juta. Korban jiwa nihil," katanya.

Diberitakan, Pasar Malili di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar, Jumat (18/10/2019) sore.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved