TGB Zainul Majdi Dapat Penghargaan Islam Moderat dari Al Azhar Mesir, Isyarat Jadi Menteri?
TGB Zainul Majdi Dapat Penghargaan Islam Moderat dari Al Azhar Mesir, Isyarat Jadi Menteri?
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Suryana Anas
TGB Zainul Majdi Dapat Penghargaan Islam Moderat dari Al Azhar Mesir, Isyarat Jadi Menteri?
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr M Zainul Majdi (47), atau akrab dengan julukan Tuan Guru Bajang (TGB), Kamis (17/10/2019) waktu Indonesia, diagendakan mendapat penghargaan dari almamaternya, Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Penghargaan sebagai alumni dan tokoh penggerak Islam Moderat dunia itu, dijadwalkan diberikan langsung Grand Syekh (Rektor) Universitas AlAzhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb MA di Gedung Grand Shaikh, Kairo, Kamis, 17 Oktober 2019, pukul 14.00 waktu setempat, atau Jumat (18/10/2019) malam waktu Indonesia.
"TGB, sudah terbang dan sampai besok subuh, insyallah," kata Staf KBRI Di Mesir Syamsul Encung, kepada Tribun, Rabu (16/10/2019) pagi tadi.
Baca: Hanya Pernyataan Ini yang Diucapkan TGB Soal Namanya Masuk Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Apakah penghargaan TGB Zainul Majdi ini sebagai isyarat bahwa TGB akan masuk dalam salah satu anggota kabinet Jokowi-Maruf Amin yang dijadwalkan diumumkan pekan depan?
"Semoga! Amiin Insyallah, Kalau lah masuk kabinet nanti, penghargaan ini akan jadi alat kontrol beliau untuk tetap amanah, tidak korupsi," kata Encung, yang juga sahabat TGB saat menyelesaikan kuliah Program S1 di Al Azhar Kairo, awal dekade 1990-an.
Kabar penghargaan ini juga diperoleh Tribun Batam dari siaran pers Sekjen Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia Dr Muchlis M Hanafi, MA.
Penghargaan untuk almunus Al Azhar pertama di Indonesia yang menjabat Gubernur dua periode (2008- 2018) ini, sebagai salah seorang tokoh alumni Al-Azhar yang menonjol dalam mengukuhkan moderasi beragama (wasathiyyah Al-Islam), nilai-nilai kebangsaan (muwâthanah), dan nilai-nilai hidup berdampingan secara rukun dan damai (ta‘âyusy silmiy) di Indonesia.
Sebagai almunus universitas tertua di dunia, Kini TGB masih menjabat Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia.
Dalam siaran pers itu dikemukakan, Keputusan Grand Sheikh Al-Azhar untuk memberi penghargaan kepada TGB itu dikeluarkan Al-Azhar pada 10 Oktober 2019.
Sedangkan surat pemberitahuan sekaligus undangan ke Kairo diterima oleh TGB melalui OIAA Cabang Indonesia pada Ahad, 13 Oktober 2019.
Seremoni Penganugerahan dijadwalkan dihadiri pejabat tinggi Al- Azhar antara lain Deputi Grand Sheikh Al-Azhar Prof. Dr. Saleh Abbas, pengurus pusat The World Organization of Al-Azhar Graduates (WOAG) Kairo seperti Dr. Abel Fadhil El-Qushi (Wakil Ketua WOAG), Dr. Abdel Dayem Nushair (Sekretaris Jenderal WOAG dan Penasihat Grand Sheikh Al-Azhar), Mayjen Osama Yasin (Wakil Sekjen WOAG), dan beberapa tokoh lainnya.
TGB menempuh pendidikan dasar hingga tingkat SMA di lingkungan Nahdlatul Wathan (NW) Pancor, NTB. Gelar S1 dan S2 ia peroleh di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Tafsir dan Ilmu- ilmu Al-Quran di Fakultas Ushuluddin adalah jurusan yang ia pilih. Ia meraih gelar MA dengan predikat baik sekali.
Sedangkan gelar doktor ia peroleh pada 2010 di universitas yang sama, ketika ia menjabat sebagai Gubernur NTB periode pertama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tgb-zainul-majdi-kiri.jpg)