Coca-Cola Kampanye Plastic Reborn 2.0, Kolaborasi Dua Startup Asal Sulsel

Coca-Cola Kampanye Plastic Reborn 2.0, Kolaborasi Dua Startup Asal Sulsel

Coca-Cola Kampanye Plastic Reborn 2.0, Kolaborasi Dua Startup Asal Sulsel
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Director Public Affairs & Communication Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo memaparkan tujuan kampanye PLASTIC REBORN 2.0 pada acara diskusi media PLASTIC REBORN 2.0 di Cafe Iconic Makassar Rabu (16/10/19). Kegiatan ini membahas mengenai program yang diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dimana program kolaborasi ini telah memasuki fase akselerasi yang telah berjalan dari bulan Juni 2019 dan akan berlanjut hingga bulan Februari 2020. tribun timur/muhammad abdiwan 

Coca-Cola Kampanye Plastic Reborn 2.0, Kolaborasi Dua Startup Asal Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR – Dalam mewujudkan World Without Waste, Coca-Cola bersama para mitra terus berupaya untuk membantu mencari solusi terkait dengan permasalahan kemasan Plastik.

Di Indonesia, Coca-Cola menerapkan visi World Without Waste melalui inisiatif PLASTIC REBORN yang akan menjadi payung dalam berbagai inisiatif keberlanjutan dalam penanganan sampah plastik.

Triyono Prijosoesilo, Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Indonesia pada acara bincang-bincang PLASTIC REBORN 2.0 hari ini di Makassar menjelaskan: “PLASTIC REBORN merupakan upaya Coca-Cola Indonesia untuk memberikan pemahaman baru bahwa kemasan plastik pasca konsumsi dapat ‘dimanfaatkan kembali’ atau menyulapnya agar memiliki nilai bisnis sehingga dapat tercipta sebuah ekonomi sirkular yang berkelanjutan.”

Melalui PLASTIC REBORN 1.0, Coca-Cola telah berhasil mengedukasi lebih dari 4.300 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan juga memfasilitasi pengumpulan kemasan plastik pasca konsumsi di lebih dari 100 titik sekolah & Universitas di kawasan Jakarta dan Bekasi yang kemudian telah dikelola dan diproses menjadi tas serbaguna bernilai komersial.

Director Public Affairs & Communication Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo memaparkan tujuan kampanye PLASTIC REBORN 2.0  pada acara diskusi media PLASTIC REBORN 2.0 di Cafe Iconic Makassar Rabu (16/10/19). Kegiatan ini membahas mengenai program yang diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dimana program kolaborasi ini telah memasuki fase akselerasi yang telah berjalan dari bulan Juni 2019 dan akan berlanjut hingga bulan Februari 2020. tribun timur/muhammad abdiwan
Director Public Affairs & Communication Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo memaparkan tujuan kampanye PLASTIC REBORN 2.0 pada acara diskusi media PLASTIC REBORN 2.0 di Cafe Iconic Makassar Rabu (16/10/19). Kegiatan ini membahas mengenai program yang diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dimana program kolaborasi ini telah memasuki fase akselerasi yang telah berjalan dari bulan Juni 2019 dan akan berlanjut hingga bulan Februari 2020. tribun timur/muhammad abdiwan (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dari Coca- Cola, pada tahun 2019 ini Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation telah meluncurkan ‘PLASTIC REBORN 2.0’ – sebuah lanjutan dari program kolaborasi yang menggandeng startup di bidang pengolahan sampah untuk membangun “marketplace” agar mendorong terbangunnya ekosistem ekonomi sirkular.

“‘Di PLASTIC REBORN 1.0’, kami mempelajari bahwa dasar pengelolaan sampah yang berkelanjutan adalah pengumpulan limbah kemasan (waste collection) yang tepat dan harus dimulai dari pemilahan di rumah tangga. Ini yang menjadi kerangka utama dari ‘PLASTIC REBORN 2.0’ – sebuah program Kolaborasi dari para startup penggiat sampah yang akan bersinergi untuk membangun “marketplace” yang lebih efisien untuk sistem persampahan dan daur ulang. ‘PLASTIC REBORN 2.0’ berorientasi pada penggunaan teknologi, dengan pendekatan unik akselerasi bisnis berbasis kemasan plastik pasca konsumsi.,” Lanjut Triyono dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (16/10/2019).

Ancora Foundation sebagai mitra CCFI di PLASTIC REBORN 2.0 berperan sebagai pelaksana yang memiliki fungsi untuk, yakni ENGAGE (fase seleksi & pitching), NURTURE (fase akselerasi) dan ADVANCE (fase amplifikasi).

Director Public Affairs & Communication Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo memaparkan tujuan kampanye PLASTIC REBORN 2.0  pada acara diskusi media PLASTIC REBORN 2.0 di Cafe Iconic Makassar Rabu (16/10/19). Kegiatan ini membahas mengenai program yang diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dimana program kolaborasi ini telah memasuki fase akselerasi yang telah berjalan dari bulan Juni 2019 dan akan berlanjut hingga bulan Februari 2020. tribun timur/muhammad abdiwan
Director Public Affairs & Communication Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo memaparkan tujuan kampanye PLASTIC REBORN 2.0 pada acara diskusi media PLASTIC REBORN 2.0 di Cafe Iconic Makassar Rabu (16/10/19). Kegiatan ini membahas mengenai program yang diinisiasi oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dimana program kolaborasi ini telah memasuki fase akselerasi yang telah berjalan dari bulan Juni 2019 dan akan berlanjut hingga bulan Februari 2020. tribun timur/muhammad abdiwan (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

Ancora Foundation telah mengidentifikasi dan menyeleksi 20 organisasi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi dalam hal sistem pengumpulan dan recycling sampah di Indonesia untuk dapat masuk ke dalam program ini.

Ahmad Zakky Habibie, Chief Operating Officer Ancora Foundation menjelaskan, “Tidak mudah bagi kami dan CCFI dalam menyeleksi proposal yang masuk dari para penggiat sampah di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Muh. Abdiwan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved