TRIBUN WIKI

8 Tokoh yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Hingga Dilaporkan, Ada dari Kalangan Selebritis

8 Tokoh yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Hingga Dilaporkan, Ada dari Kalangan Selebritis

8 Tokoh yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Hingga Dilaporkan, Ada dari Kalangan Selebritis
Istimewa
8 Tokoh yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Hingga Dilaporkan, Ada dari Kalangan Selebritis 
8 Tokoh yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Hingga Dilaporkan, Ada dari Kalangan Selebritis
TRIBUN-TIMUR.COM-Peristiwa penusukan yang dialami Wiranto banyak menuai simpatik dari berbagai pihak.
Meski demikian adapula yang berkomentar pedas tentang hal tersebut.

Di antaranya ada dari kalangan politisi, Hanum Rais, hingga selebritis Jerinx SID.

Dilansir dari Tribun Mataram, kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto berbuntut panjang.

Penusukan Menko Polhukam ini terjadi pada Kamis (10/10/2019) siang hari.

Bukan hanya simpati yang banyak diungkapkan masyarakat lewat sosial media.
Bukan Hanya MenkopolhukamWiranto, Inilah Deretan Pejabat yang Pernah Jadi Target Pembunuhan
Bukan Hanya MenkopolhukamWiranto, Inilah Deretan Pejabat yang Pernah Jadi Target Pembunuhan (Istimewa)

Namun banyak juga nyinyiran dari sejumlah orang pada musibah penusukan yang menimpa Wiranto ini.

Bahkan ujaran nyinyir ini berujung pada laporan ke pihak kepolisan.

Bukan hanya masyarakat sipil yang ikut berkomentar.

Beberapa anggota TNI juga dicopot dari jabatannya karena ulah cuitan sang istri.

Apalagi jejak digital terhadap kasus Wiranto ini tak bisa dihapus.

Terlebih jika sudah ada yang menangkap layar dan disebarkan ke sosial media.

Seperti halnya cuitan yang diunggah Hanum Rais dalam akun Instagramnya.
Ini Isi Cuitan Nyinyir Hanum Rais Soal Penikaman Wiranto: Dosen UGM Sebut Hoaks dan Fitnah Keji
Ini Isi Cuitan Nyinyir Hanum Rais Soal Penikaman Wiranto: Dosen UGM Sebut Hoaks dan Fitnah Keji (Kompasiana.com)


Putri Amin Rais ini mengunggah cuitan sore setelah Wiranto mendapatkan penusukan ini.

Ia menyebut jika kejadian ini hanyalah settingan, cari perhatian, bahkan playing victim.

"Setingan agar dana deradikalisasi terus mengucur

Dia caper. Karena tidak bakal dipakai lagi

Play victim. mudah dibaca sebagai plot

Di atas berbagai opini yang beredar terkait berita hits siang ini.

Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi.

Mungkin karena terlalu banyak hoax-framing yang selama ini terjadi" tulis Hanum dalam cuitannya.

Belum lagi cuitan drummer Superman is Dead (SID), Jerinx yang juga nyinyir pisau yang dipakai untuk menusuk Wiranto.

Ia menilai jika pisau yang digunakan untuk menusuk terlalu kecil.

"Kalau niatnya memang membunuh kenapa pisaunya kecil ya," tulis @jrx_sid, akun pribadi Jerinx.

Jerinx dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Jonru Ginting juga dilaporkan atas unggahannya soal kasus penusukan Wiranto.

Jalaludin juga yang melaporkan Wirnato dengan nomor laporan LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Selain tiga nama besar yang ada, ternyata sudah 8 orang yang dilaporkan karena sudah nyinyir kasus penusukan Wiranto ini.

Berikut 8 orang yang menuliskan nyinyiran di media sosial soal kasus Wiranto. Beberapa di antara berakibat suaminya dipecat dari kesatuan TNI.

1. Jerinx SID
Jerinx SID
Jerinx SID (Instagram)
Personel grup band Superman is Dead (SID), Jerinx, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (11/10/2019).

Pemilik nama lahir I Gede Ari Astina ini dilaporkan dengan nomor LP/6558/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Pelapornya bernama Jalaludin. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono tak menjelaskan secara detil unggahan Jerinx yang dipermasalahkan.

Drummer SID ini sempat mengunggah sebuah twit yang berbunyi seperti berikut:

"Kalau niatnya memang membunuh kenapa pisaunya kecil ya," tulis @jrx_sid, akun pribadi Jerinx.

Setelah ramainya kabar laporan ini, Jerinx mengunggah sebuah konten di akun Instagramnya mengenai kriminal dan penjara yang merupakan kutipan dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

"Penjara itu hanya untuk kriminal, bukan untuk orang berpandangan lain," demikian bunyi unggahan Jerinx.

Jerinx dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Data Diri:

Nama lengkap: I Gede Ari Astina

Instagram: @jrxsid

Kebangsaan: Indonesia

Grup musik: Superman Is Dead (sejak 1995)

2. Hanum Rais
Hanum Rais
Hanum Rais (Kompas.com)


Setelah peristiwa penusukan Wiranto, putri Amien Rais, Hanum Rais, juga mengunggah sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

Hanum dilaporkan dengan nomor laporan sama dengan pelaporan Jerinx, yaitu LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Sejumlah barang bukti seperti tangkapan layar unggahan dilampirkan dalam pelaporan ini.

Hanum dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Data Diri:

Instagram: @hanumrais

Lahir: 12 April 1982 (usia 37 tahun), Yogyakarta

Pasangan: Rangga Almahendra (m. 2005)

Anak: Sarahza

Pendidikan: Universitas Gadjah Mada

3. Jonru Ginting
Jonru Ginting
Jonru Ginting (Kompas.com)


Penulis Jonru Ginting juga masuk daftar mereka yang dilaporkan atas unggahannya mengenai kasus penusukan Wiranto.

Masih dengan pelapor yang sama yaitu Jalaludin, Jonru dilaporkan dengan nomor laporan LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Ia dilaporkan atas tulisan yang diunggahnya di akun Facebook.

Sebelumnya, pada 2017, pemilik nama asli Jon Riah Ukur Ginting ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian lewat media sosial.

Saat itu, Jonru dikenai pasal berlapis, yakni Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45 Ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Data Diri:

Instagram: @jonrugintingnew

Lahir: 7 Desember 1970 (usia 48 tahun), Kabanjahe

Nama lengkap: Jon Riah Ukur

Nama pena: Jonru; Jonru Ginting

Pasangan: Hendra Yulianti (m. 2003)

Anak: Muhammad Syafiq Ibrahim Ginting, Hanna Meutia Hafizha Ginting, Alifia Rasyida Ginting

Buku: Cowok di seberang jendela, Cinta tak terlerai

4. Bhagavad Samabhada

Bhagavad Samabhada juga dilaporkan ke pihak berwajib atas kasus penusukan Wiranto ini.

Pelapornya masih sama, Jalaludin, dengan nomor laporan yang sama, LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Bhavagad merupakan pemilik akun Twitter @fullmoonfolks. Dia dianggap menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian kepada orang lain melalui media sosial.

Pasal yang dilaporkan sama dengan Hanum, Jerinx SID, dan Jonru Ginting.

5. Gilang Kazuya Shimura

Unggahan Gilang di media sosial Facebook berakhir dengan pelaporan ke pihak kepolisian.

Gilang masuk dalam daftar lima orang yang dilaporkan Jalaludin dengan nomor laporan LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Pengacara Jalaludin, Muannas Alaidid mengatakan, kelimanya dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian lewat media sosial.

"(Pemilik) akun-akun tersebut diduga menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong terkait peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Bapak Wiranto," kata Muannas, Jumat (11/10/2019).

Muannas berharap pihak kepolisian menindaklanjuti laporan dan memproses akun-akun ini.

6. Istri Kolonel HS
Ini Sosok TNI Laporkan Istri Mantan Dandim Kendari Hendi Suhendi Kepolisi Gegara Nyinyir Wiranto
Ini Sosok TNI Laporkan Istri Mantan Dandim Kendari Hendi Suhendi Kepolisi Gegara Nyinyir Wiranto (Tribunnews.com)


Personel TNI Angkatan Darat, Kolonel Hendi Suhendi menerima sanksi atas unggahan konten negatif istrinya, IPDL terkait kasus penikaman Wiranto, Kamis (10/10/2019) lalu.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani proses administrasi hukuman terhadap Hendi Suhendi

HS dicopot dari jabatannya sebagai Komandan Distrik Militer (Kodim) Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pencopotan prajurit TNI ini disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang disiplin militer.

Selain itu, Hendi Suhendi ditahan selama 14 hari. Unggahan IPDL dianggap tak pantas, apalagi statusnya sebagai istri seorang prajurit TNI.

Diberitakan sebelumnya, unggahan IPDL juga akan dilaporkan ke kepolisian dengan dugaan pelanggaran UU ITE.

7. Sersan Z

Sersan Z juga mendapatkan sanksi karena unggahan istrinya, LZ, yang dinilai tak pantas terkait  penusukan Wiranto.

Sersan Z dicopot dari jabatannya dan penahanan selama 14 hari.

Pemberian hukuman ini disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang disiplin militer.

8. Peltu YNS

Peltu YNS dicopot dari jabatannya sebagai anggota Satuan Polisi Militer AU (Satpomau) Lanud Muljono, Surabaya, Jawa Timur.

Pencopotan ini dilakukan lantaran istri YNS, FS, dinilai menyebarkan opini negatif, fitnah, dan konten tak sopan di media sosial terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Menurut Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel (Sus) Muhammad Yuris menjelaskan, sebagai anggota keluarga prajurit TNI, seharusnya bersikap netral.

"Dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) sudah jelas, netral," kata Yuris, Sabtu (12/10/2019).

"Oleh karena itu, KBT dilarang berkomentar, termasuk di media sosial yang berdampak pendiskreditan pemerintah maupun simbol-simbol negara. KBT yang kedapatan melanggar, dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku," lanjut dia.

Peltu YNS dicopot dan ditahan dalam rangka penyidikan oleh Pomau.

Peltu YNS melanggar UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Sang istri pun dilaporkan ke Polres Sidoarjo.

FS dituding melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal penyebaran kebencian dan berita bohong.(*)
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved