52 Pengacara Siap Dampingi Irma Istri Eks Dandim Kendari Usai Nyinyiri Penusukan Wiranto
Irma Nasution dilaporkan dan terancam pelanggaran UU ITE akibat unggahan di media sosialnya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa waktu terakhir nama Irma Nasution menjadi perbincangan dan viral di media sosial.
Pasalnya Irma merupakan istri mantan Dandim Kendari yang dicopot gegara si Istri komen nyinyir terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto.
Selain suami lepas jabatan dan menerima sanksi militer, dirinya juga terancam dipolisikan.
Namun sebuah ksyukuran, ada 52 pengacara mengaku siap memberikan dukungan kepadanya.
Bersedia mendampingi Irma secara hukum menghadapi proses di kepolisian dan lainnya.
Dilansir TribunWow.com dari tayangan KompasTV, Senin (14/10/2019), pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pada Irma Nasution.
Diketahui, Irma Nasution dilaporkan dan terancam pelanggaran UU ITE akibat unggahan di media sosialnya.
LAGI VIRAL Crosshijaber, Jangan Ikuti Trennya Jika Tak Mau Tanggung Akibatnya, Bahas Toilet Wanita
Spesifikasi HP Realme XT Segera Rilis di Indonesia, Unggulkan Kamera 64 Megapixel, Cek Harganya?
Derita Janda Muda Digerebek Berhubungan Badan dengan Berondong, Jual Diri Sejak Suami Meninggal
Unggahan Irma Nasution dinilai nyinyiri kasus penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.
"Untuk mendampingi, karena dia masuk ke peradilan umum, " ujar pengacara Supriadi.
Supriadi mengatakan pihaknya membantu Irma Nasution terlepas dari statusnya yakni istri TNI.
"Kita terlepas dari konteks kode etik sebagai istri seorang prajurit, terlepas dari situ," katanya.
"Kita bicara masalah pendampingan seorang istri sebagai masyarakat sipil, di dalam undang-undang tegas, dia punya hak, kewenangan untuk mendapatkan perlindungan hukum," sambung Supriadi.
LAGI VIRAL Crosshijaber, Jangan Ikuti Trennya Jika Tak Mau Tanggung Akibatnya, Bahas Toilet Wanita
Spesifikasi HP Realme XT Segera Rilis di Indonesia, Unggulkan Kamera 64 Megapixel, Cek Harganya?
Derita Janda Muda Digerebek Berhubungan Badan dengan Berondong, Jual Diri Sejak Suami Meninggal
Lebih lanjut, Supriadi mengatakan bahwa unggahan Irma Nasution tidak menyebutkan nama atau individu tertentu.
Meski nyinyiran itu diposting tak lama setelah peristiwa penusukan terhadap Wiranto.
Sebelumnya Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhardt, membenarkan telah menerima laporan terkait kasus unggahan istri mantan Dandim Kendari, yang diduga memiliki konten negatif terhadap insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sosok-kolonel-kav-hendi-suhendi-dandim-kendari-yang-dicopot-akibat-ulah-istri-nyinyir-ke-wiranto.jpg)