Breaking News:

Ribuan Pengungsi Wamena Pulang Kampung, Ini Langkah Pemda Toraja Utara

Ribuan Pengungsi Wamena Pulang Kampung, Ini Langkah Pemda Toraja Utara

Penulis: Risnawati M | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Wabup Yosia Rinto Kadang saat menyambut ratusan pengungsi kerusuhan Wamena di halaman kantor BPS Gereja Toraja di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantepao, Selasa (15/10/2019) siang. / foto Risnawati Tribun Toraja 

Ribuan Pengungsi Wamena Pulang Kampung, Ini Langkah Pemda Toraja Utara

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Daerah (Pemda) Toraja Utara mengambil langkah untuk membantu pengungsi kerusuhan Wamena di Papua yang pulang ke kampung asalnya.

Pasca kerusuhan di Wamena, ribuan masyarakat Toraja mencari nafkah di tanah Papua pulang ke Kabupaten Toraja Utara.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah sejak terjadinya peristiwa kerusuhan di Wamena hingga saat ini.

Baca: BREAKING NEWS: Jenazah Deri, Korban Penikaman di Wamena Papua Tiba di Toraja Utara

Baca: BREAKING NEWS: Subuh-Subuh, Warga Jawi-jawie Bone Ini Parangi Kakak Kandung Hingga Tewas

Baca: Tantang PSM Makassar, Arema FC Bawa 18 Pemain, Termasuk Arthur Cunha da Rocha, Makan Konate

"Saat terjadinya peristiwa dan mendengar banyak warga Toraja pulang, kami berkoordinasi bersama segenap organisasi di Jayapura dan segera mengambil langkah kemudian bergerak mengunjungi warga disana," ucap Kalatiku kepada TribunToraja.com Selasa (15/10/2019) sore.

Bupati Kalatiku mengatakan, hampir keseluruhan meminta pulang ke Toraja bertemu sanak saudara dan keluarga, maka dilakukan kordinasi pemulangan ke daerah asal.

"Ada relawan Jayapura yang memulangkan mereka menggunakan pesawat dan kapal, lalu di Makassar mereka disambut relawan dan Pemprov Sulsel yang kemudian dipulangkan ke Toraja Utara dan Tana Toraja menggunakan bus," jelas Kalatiku.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Wabup Yosia Rinto Kadang saat menyambut ratusan pengungsi kerusuhan Wamena di halaman kantor BPS Gereja Toraja di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantepao, Selasa (15/10/2019) siang. / foto Risnawati Tribun Toraja
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Wabup Yosia Rinto Kadang saat menyambut ratusan pengungsi kerusuhan Wamena di halaman kantor BPS Gereja Toraja di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantepao, Selasa (15/10/2019) siang. / foto Risnawati Tribun Toraja (TRIBUN TIMUR/RISNAWATI M)

Dijelaskan, tiba di Toraja Utara dilakukan penyambutan pihak relawan dari berbagai organisasi dan akan dipulangkan ke kampungnya masing-masing di 21 kecamatan.

"Maka itu saya perintahkan setiap camat agar menyiapkan kendaraan untuk mengantar pengungsi pulang ke tongkonan masing-masing, serta memberikan dukungan finansial melalui penyediaan konsumsi selama di Jayapura hingga tiba di Toraja," katanya.

Lanjut Kala, menyiapkan transportasi dari Makassar ke Toraja yang dibantu oleh pemilik pengusaha otobus.

"Yang perlu dipermantap lagi bagaimana setelah tiba di Toraja Utara kita akan sekolahkan anak-anak pengungsi di sekolah negeri sesuai kelas mereka di Papua," ungkapnya.

"Saya sudah wajibkan semua sekolah SD hingga SMA harus menerima pengungsi dari Wamena, yang sudah tidak kembali ke Papua juga akan kita fasilitasi pengurusan dan menerima mereka secara kolektif," tutup Kalatiku.

680 pengungsi asal Wamena tiba di Toraja

Sebanyak 680 pengungsi asal Wamena tiba di Toraja, Selasa (25/9/2019).

Dari 680 pengungsi, 614 merupakan warga dari Kabupaten Toraja Utara, dan 64 merupakan warga Kabupaten Tana Toraja.

Ketua Satgas Sangtorayaan Peduli Wamena Novianus L Patanduk, dan Anggota DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan, turut hadir bersama para pengungsi yang tiba dari Makassar.

Jelang Pilwali Makassar, Disdukcapil Terapkan Sistem Jemput Bola Perekaman e-KTP

VIDEO: Foto Sepupu Tersebar di FB, Dewa Pimpin Penyerangan Jukir Depan UIN Alauddin

Reaksi Ustadz Abdul Somad Setelah Kuliah Umum Dibatalkan UGM, Teman-teman UGM Nantinya akan Nonton

Para pengungsi yang tiba dilayani langsung oleh BPS, relawan, warga muslim, dan pemerintah daerah.

Ratusan pengungsi tersebut menggunakan 21 bus, yang disumbangkan para pengusaha otobus asal Toraja di Kota Makassar.

"Selama di Makassar kami terus mendapat topangan, sehingga semua bisa terselesaikan dengan baik," ujar Novianus L Patanduk.

Ia mengaku sangat prihatin, dan peduli akan saudara sangtorayaan yang mengalamai dampak kerusuhan di Wamena.

"Kita sangtorayaan harus bersatu padu, mulai dari Makassar hingga ke Toraja. Dan kami berterima kasih atas semua kepedulian unsur yang terlibat," jelasnya.

Novianus mengatakan, apa yang telah dilakukan kepada para pengungsi adalah suatu pelayanan yang terus dikembangkan kedepan, dalam kekeluargaan orang Toraja.

Reaksi Ustadz Abdul Somad Setelah Kuliah Umum Dibatalkan UGM, Teman-teman UGM Nantinya akan Nonton

Diungkap Ustadz Danu Sakit di Leher Raffi Ternyata Buah Kata-katanya ke Ibu Paling Sadis ke Nagita

Skor 0-0, Link Live Streaming RCTI Timnas Indonesia U23 vs Arab Saudi, Akses di Sini via HP

Sementara Anggota DPRD Sulsel Dapil 10 asal Toraja, Jhon Rende Mangontan menjelaskan, kepedulian dan kebersamaan atas kericuhan di Wamena adalah suka cita.

"Persoalan Papua bukan masalah RAS, agama, tapi adanya segelintir orang yang tidak bertanggung jawab sehingga muncul gesekan. Orang Papua dan Toraja saudara yang saling membutuhkan, sehingga perlu dijaga dalam suka cita kedepan," ucap JRM.

Jhon menginginkan agar elemen pemerintahan, tokoh agama, dan masyarakat, dapat duduk bersama membangun sistem komunikasi sehingga suasana di Wamena kembali pada posisi semula.

"Mereka datang ke rumah (Toraja) istirahat, dan mereka akan kembali ke Papua membangun tanah Papua yang kita cintai," tutup Jhon yang juga Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Provinsi Papua. (*)

(*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved