Kapolda Sulsel Larang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Dekan Fisip Unibos: Bisa Jadi Boomerang

Kapolda Sulsel Larang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Dekan Fisip Unibos: Bisa Jadi Boomerang

Kapolda Sulsel Larang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Dekan Fisip Unibos: Bisa Jadi Boomerang
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Pengamat Politik Universitas Bosowa, Arief Wicaksono 

Kapolda Sulsel Larang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Dekan Fisip Unibos: Bisa Jadi Boomerang!

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Arief Wicaksono, menganggap Kapolda Sulawesi Selatan terlalu berlebihan melarang aksi demonstrasi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Menurutnya upaya penyampaian aspirasi telah dilindungi oleh Undang-Undang.

"Katanya polisi melindungi warga negara mengeluarkan pendapat, makanya harus dihargai. Selama melalui mekanisme yang benar tidak perlu dilarang. Jangan semua-semuanya dilarang, tidak perlu berlebihanlah," ujarnya saat dihubungi, Selasa (15/10/2019).

Arief Wicaksono mencoba melihat bahwa wacana yang dilemparkan Kapolda ini kemungkinan sebagai upaya cipta kondisi.

Baca: BREAKING NEWS: Jenazah Deri, Korban Penikaman di Wamena Papua Tiba di Toraja Utara

Baca: BREAKING NEWS: Subuh-Subuh, Warga Jawi-jawie Bone Ini Parangi Kakak Kandung Hingga Tewas

Baca: Tantang PSM Makassar, Arema FC Bawa 18 Pemain, Termasuk Arthur Cunha da Rocha, Makan Konate

Dengan maksud memberikan peringatan dini kepada mahasiswa atau warga sipil untuk tidak melakukan aksi demonstrasi.

"Atau ini cipta kondisi, sebar wacana supaya mahasiswa takut duluan tapi dengan cara komunikasi ini mungkin akan menyulut api bahkan bisa jadi boomerang jangan sampai mahasiswa bisa melakukan hal-hal yang betul-betul di luar kontrol," ungkapnya.

"Jadi perlu ada koreksi mungkin dari pak Kapolda bukan begitu maksudnya bukan melarang," tambahnya.

Aparat Refresif

Bagi dosen yang juga pengamat pemerintahan ini, gerakan mahasiswa di Makassar di akhir September lalu masih murni memperjuangkan tuntutan-tuntutan awal.

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved