Dosen Farmasi UMI Latih Warga Takalar Bikin Minyak Aromaterapi

Risda Waris mengatakan, pihaknya melatih warga membuat minyak aromaterapi dengan memanfaatkan tanaman obat yang banyak tumbuh

Dosen Farmasi UMI Latih Warga Takalar Bikin Minyak Aromaterapi
Ist
Dosen Farmasi UMI Makassar melatih warga membuat minyak aromaterapi dengan memanfaatkan tanaman obat yang banyak tumbuh di sekitar daerah wilayah Paddinging Takalar untuk diolah menjadi minyak aromaterapi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI), mengadakan program pengabdian masyarakat 2019 di Takalar.

Pelatihan ini diketuai Risda Waris, anggota Asni Amin, dan Ahmad Najib.

Kegiatan LPKM merupakan program tahunan UMI.

Senin (14/10/2019), Mamasa Diprediksi Hujan Lokal, Malam Hingga Dini Hari Hujan Ringan

Pemerintah Berperan Melindungi dan Memberdayakan Petani

BREAKING NEWS; Innalillahi, Anggota KPU Palopo Jaya Hartawan Meninggal Dunia

Kegiatan ini bertemakan 'Pelatihan Pembuatan Minyak Aromaterapi di Desa Paddinging,

Risda Waris mengatakan, pihaknya melatih warga membuat minyak aromaterapi dengan memanfaatkan tanaman obat yang banyak tumbuh di sekitar daerah wilayah Paddinging.

"Sehingga masyarakat Paddinging mampu mengolah sendiri, bahkan bisa dijadikan sebagai mata pencaharian mengingat minyak aromaterapi di minati oleh semua kalangan," tambah Risda Waris, Senin (14/10/2019).

Para masyarakat yang hadir nampak termotivasi untuk aktif membuat minyak aromaterapi dari minyak jahe (Zingiberis Rhizoma Oil), dan minyak sereh (Cymbophogonis Folium Oil).

Bahkan saat minyak aromaterapi telah jadi dalam bentuk sediaan, masyarakat beramai-ramai menggosokkan aromaterapi untuk membuktikan khasiatnya.

Sebagai balasan tingginya antusias masyarakat Peddinging, dosen Fakultas Farmasi UMI memberi nama sediaan aromaterapinya Cap Paddinging.

"Semoga kedepannya masyarakat bisa lebih mahir dan meningkatkan kreasinya," kata Risda.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved