Tribun Wiki
Tak Seperti Karakter yang Diperankannya di Film Perempuan Tanah Jahanam, Ini Profil Marissa Anita
Marissa berkiprah di Metro TV sejak tahun 2008 dengan terlebih dahulu menjadi reporter di lapangan yang dia jalani selama 3 tahun.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM - Perempuan Tanah Jahanam menjadi trending google, Jumat (12/10/2019).
Film bergenre horor tersebut semakin membuat penasaran para pecinta film di Indonesia.
Salah satu artis peran yang terlibat ialah Marissa Anita.
Ia berperan sebagai Dini dalam film horor Perempuan Tanah Jahanam yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar.
Dilansir dari Wartakotalive, demi melakoni kegiatan shooting di kawasan hutan di Jawa Timur pada 28 Februari 2019, Joko meminta Marissa berjuang keras untuk mendalami peran.
Ia menyebut, sosok Dini yang diperankannya sangat jauh dengan karakter asli dirinya di dunia nyata.
Marissa menambahkan, memerankan tokoh Dini merupakan tantangan baginya.
Tantangan itu selalu ia dapatkan ketika bekerja sama dengan Joko Anwar.
"Setiap kali (terlibat kerjasama dalam film), Joko selalu ngasih peran beda-beda. Joko selalu ngasih tantangan, di luar kotak nyaman saya," ujar Marissa saat press screening film Perempuan Tanah Jahanam di biskop XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
Marissa terus menenangkan diri dan mencoba untuk 'ikhlas' menjadi orang lain demi profesionalitasnya sebagai pemain film.
Hingga akhirnya, ia pun bisa menjiwai ketika menjadi sosok Dini dalam film itu.
Selain itu, proses syuting diakui Marissa juga sangat melelahkan dengan medan yang cukup susah.
Kegiatan shooting film itu dilakukan di Banyuwangi, Lumajang, Lumbang, dan Gunung Ijen di Jawa Timur.
Meski demikian, ia mengaku senang dan bersyukur bisa ikut terlibat dalam proyek film tersebut.
"Ini menjadi pengalaman luar biasa bagi saya sebagai pemain," ungkapnya.
Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang seorang perempuan bersama sahabat baiknya kembali dari kota ke desa untuk mencari tahu apakah mendapat warisan karena hidupnya susah.
Sesampai di desa mereka tidak mengetahui kalau sudah lama dicari untuk dibunuh demi menghilangkan sebuah kutukan.
Film ini bakal tayang di bioskop pada 17 Oktober mendatang.
Siapa Marissa Anita?
Dilansir dari wikipedia, Marissa Anita lahir di Surabaya, Jawa Timur, 29 Maret 1983.
Ia adalah seorang jurnalis, presenter berita, dan aktris Indonesia.
Ia pernah berkarier di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Metro TV.
Awalnya, ia memandu program Metro Pagi.
Kemudian, ia dengan koleganya yang lain memandu acara 8-11 Show dari jam 8 pagi sampai jam 11 siang hampir setiap harinya.
Ia kemudian pindah ke stasiun televisi swasta NET. pada Mei 2013 bersama Shahnaz Soehartono.
Riwayat
Kehidupan pribadi
Marissa merupakan putri dari seorang ibu muslim berdarah Minang dan ayah yang berdarah Jawa dan Tionghoa ini melalui masa kecilnya dengan berpindah-pindah kota karena aktivitas orang tuanya.
Dia merupakan anak tengah dan satu-satunya perempuan, sementara kakak dan adiknya adalah laki-laki.
Pada tahun 2008, Marissa melangsungkan pernikahannya pada usia yang ke 25 tahun.
Pendidikan
Marissa menempuh pendidikan tingginya di Universitas Atma Jaya, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan mendapatkan gelar S1 dari perguruan tersebut pada tahun 2005.
Setelah tamat, ia sempat menjadi guru bahasa Inggris sebelum melanjutkan pendidikannya ke University of Sydney, New South Wales, Australia, jurusan Jurnalistik di mana ia meraih gelar Master of Media Practice (S2).
Kecintaannya pada bahasa memudahkannya dalam mempelajari bahasa-bahasa lain selain bahasa ibu.
Marissa pernah belajar lima bahasa selain bahasa Indonesia, yaitu bahasa Inggris, Jepang, Prancis, Mandarin dan Italia.
Marissa juga sempat belajar akting di The Actors Studio, Sydney, New South Wales, dan tampil di produksi Merrily We Roll Along oleh Stephen Sondheim di Seymore Theatre, Sydney, Australia.
Karier
Marissa berkiprah di Metro TV sejak tahun 2008 dengan terlebih dahulu menjadi reporter di lapangan yang dia jalani selama 3 tahun.
Pada tahun 2011, dia mendapat kesempatan untuk meliput Cannes Film Festival di Paris, Prancis bersama para jurnalis lainnya dari seluruh dunia.
Sejak bulan Mei 2013, Marissa pindah dari Metro TV dan menjadi pembawa acara Indonesia Morning Show serta acara berita lainnya di stasiun televisi swasta NET.
Marissa juga mencintai dunia teater, bahkan jauh sebelum ia menjadi seorang jurnalis ia telah menjadi pemain teater sejak 2005.
Ia biasa tampil dalam drama yang berbahasa Inggris bersama dengan komunitas teater bahasa Inggris The Jakarta Players di Jakarta.
Pada bulan Mei 2013, Marissa kembali ke panggung teater sebagai Padusi dalam pementasan tarian Legendra Padusi, hasil karya maestro tari Tom Ibnur yang mengangkat kisah legenda perempuan (padusi) Minangkabau.
Karya yang melibatkan beberapa nama besar, seperti Nia Dinata sebagai penulis naskah, Ine Febriyanti, Jajang C. Noer, Niniek L. Karim, dan Arswendy Nasution, serta 50 penari dan musisi yang disutradarai Rama Soeprapto itu kemudian dipentaskan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Pada 2013, Marissa terlibat dalam film Selamat Pagi, Malam (In the Absence of the Sun) besutan Lucky Kuswandi.
Dia berperan sebagai Naomi, mahasiswa seni lulusan New York, Amerika Serikat yang kembali ke Jakarta dan kehilangan identitas aslinya di dunia sosialita.
Marissa berperan sebagai mantan kekasih Anggia (Gia) yang diperankan Adinia Wirasti.
Kemudian pada April 2014, Marissa Anita bergabung dalam sebuah produksi film feature yang diproduksi oleh Oreima Pictures dan disutradarai oleh Rako Prijanto, berjudul 3 Nafas Likas.
Di film ini, Marissa bermain bersama Atiqah Hasiholan, Vino G. Bastian, Tutie Kirana, dan Mario Irwinsyah.
Syuting dilaksanakan mulai 26 April 2014 dan berseting di Sumatra Utara, Jakarta dan Ottawa, Kanada.
Data Diri:
Nama: Marissa Anita
Twitter: @MarissaAnita
Lahir: 29 Maret 1983
Tempat Lahir: Surabaya, Jawa Timur
Kebangsaan: Indonesia
Almamater: - Universitas Atma Jaya, Jakarta
- University of Sydney, New South Wales, Australia
-Loughborough University, United Kingdom
Pekerjaan: Jurnalis, pemeran
Dikenal atas: Presenter berita TV, Aktris
Televisi: 8-11 Metro TV, Indonesia Morning Show Net TV
Suami: Andrew Trigg
Filmografi
2010 Broken Vase
2012 Wanita Tetap Wanita
2014 Selamat Pagi, Malam
2014 3 Nafas Likas
2017 Istirahatlah Kata-kata
2017 Galih dan Ratna Tantri, tante
2018 A Mother's Love Mother
2019 Gundala Ibu Sancaka
Video Klip
Aduhai Tante (Kepolen Band)
Smart Girl (Hediansyah Wadi)
Penghargaan:
Piala Tuti Indra Malaon untuk Aktris Pendatang Baru Terpilih
Nominasi:
Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik 2017 · Galih dan Ratna
Festival Film Bandung untuk Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Bioskop 2017, 2014 · Istirahatlah Kata-Kata, Selamat Pagi, Malam
Indonesian Movie Actors Award untuk Pemeran Wanita Pendukung Terbaik 2015 · Selamat Pagi, Malam
Piala Maya untuk Aktris Utama Terpilih 2017 · Istirahatlah Kata-Kata
Indonesian Movie Actors Award untuk Pemeran Pasangan Terbaik 2015 · Selamat Pagi, Malam