Jatuh ke Saluran Air, Petani Asal Marang Pangkep Tewas
Petani Koro ditemukan oleh warga sekitar pukul 09.00 Wita dan sudah dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Poros Makassar Pare, Kampung Lerang-Lerang,
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNPANGKEP.COM, MARANG- Seorang warga bernama Koro (41), petani asal Kampung Butiti, Kelurahan Dusun Kasuarang, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep tewas setelah mengalami out countrol saat berkendara sepeda motor, Jumat (11/10/2019).
Petani Koro ditemukan oleh warga sekitar pukul 09.00 Wita dan sudah dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Poros Makassar Pare, Kampung Lerang-Lerang, Desa Gentung, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
Diaransemen Ulang Lebih Kekinian, Simak Lirik Lagu Tegar 2.0 dari Rossa
VIDEO: Suasana Launching Grab Lounge di Mal Panakkukang Makassar
VIDEO: Warga Bantaeng Antusias Ikuti Devile Pelepasan Jambore Penyuluh KB Sulsel 2019
Rektor Universitas Lambung Mangkurat Studi Banding ke UNM, Prof Husain Syam Jelaskan Hal Begini?
Ada 7 Film Layar Lebar Tayang di CGV Panakkukang, Ini Jadwal dan Sinopsis Lengkapnya
Motor yang dikendarainya merk Viar nomor polisi DD 5842 MO bergerak dari utara ke selatan.
"Korban ini lepas kendali dan jatuh sendiri ke saluran air sebelah kiri dari arah utara ke selatan, hingga dia hembuskan nafas terakhirnya di saluran itu," kata Kasatlantas Polres Pangkep, AKP Mamat Rahmat.
AKP Mamat menambahkan, akibat kejadian itu korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya.
" Dia mengalami luka robek kepala sebelah kiri, luka robek jari manis tangan kiri, luka robek jari tengah tangan kanan, kepala samping kiri bengkok karena benturan pondasi. Dia juga mengalami luka bakar di paha kaki sebelah kanan, luka lebam di leher sampai dada," jelasnya.
Jenazah Koro langsung di evakuasi ke RSUD Batara Siang Pangkep.
Selanjutnya, jenazahnya kini sudah berada di rumah duka di Marang.
Barang bukti berupa sepeda motor Viar nomor polisi DD 5842 MO sudah di amakan di Mapolres Pangkep. (*)
Cegah Stunting, Pemdes Satanger Pangkep Gelar Rembuk Stunting
Sebagai tindak lanjut surat dari Sekertariat Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Pemerintah Desa Satanger Menggelar Rembuk Stunting, Acara digelar pada hari Selasa, (08/10/2019) bertempat di aula kantor Desa Satanger,Kecamatan Liukang Tangaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat desa, Kader posyandu, KPM, TP PKK, BPD, bidan desa dan masyarakat.
Acara dibuka oleh Kepala Desa Satanger, Zubair.
Dalam sambutannya Kepala Desa menjelaskan pentingnya mengetahui bahayanya stunting dan cara pencegahannya yang mana stunting sendiri merupakan masalah kurang gizi yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama pada anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/asal-kampung-butiti-kelurahan-dusun-kasuarang.jpg)