Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Top Skor Persib Bandung, Siapa Febri Haryadi?

Dilansir dari Tribun Jabar, musim kompetisi 2017-2018, pemain jebolan Diklat Persib ini hanya mampu mengemas empat gol

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi
Youtube
Febri Haryadi 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nama Febri Haryadi menjadi perbincangan di kancah persepakbolaan tanah air.
Pasalnya, ia berhasil menjadi top skor di Persib Bandung.

Tercatat, ia sudah mencetak enam gol dan tiga assist hingga pekan ke 22 Liga 1 musim ini

Torehan tersebut melebihi pencapaiannya musim lalu.

Dilansir dari Tribun Jabar, musim kompetisi 2017-2018, pemain jebolan Diklat Persib ini hanya mampu mengemas empat gol dan musim 2016-2017, satu gol.

Pencapaian Febri musim ini pun menyamai striker asing Persib, Ezechiel N Douassel.

Pundi-pundi gol pemain yang akrab disapa Bow ini masih bisa bertambah, mengingat kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan seperti melawan Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Kalteng Putra, Bhayangkara FC dan Bali United.

Bagi Bow, semua golnya yang dicetak untuk Maung Bandung merupakan bonus.

Ia mengaku tak menargetkan apapun dan hanya ingin bermain baik dalam setiap pertandingan bersama Persib.

"Saya pribadi tak ada target menjadi top skor atau top assist. Saya hanya ingin selalu berusaha untuk tampil baik dan terus menjadi lebih baik untuk tim, gol atau assist hanya bonus dalam permainan," kata pemain yang karib disapa Bow tersebut, Rabu (9/10/ 2019).

Musim ini, Bow sudah tampil selama 1.341 menit, dari total 17 pertandingan bersama Maung Bandung.

Bow pun menjadi pemain yang jarang mendapat hukuman, total hanya tiga kartu kuning yang dia dapat dari 17 laga tersebut.

Siapa Febri Haryadi?

Dilansir dari wikipedia, Febri Hariyadi lahir di Bandung, 19 Februari 1996.

Ia merupakan pemain sepak bola Indonesia yang bermain untuk Persib Bandung di Liga 1 Indonesia.

Karier

Persib Bandung

Febri Haryadi merupakan asli jebolan Diklat Persib.

Masuk dalam skuat muda Persib Bandung, kariernya terus merangkak naik sesuai dengan kemampuannya.

Febri Haryadi tergabung dalam skuat Persib Bandung untuk ajang Indonesia Soccer Championship A 2016 dan dikontrak selama 4 tahun.

Febri Haryadi menikmati atmosfer panasnya level tertinggi sepak bola Indonesia dalam laga perdana Indonesia Soccer Championship A 2016 melawan Sriwijaya FC.

Febri baru diturunkan oleh pelatih Dejan Antonic di menit ke-78 menggantikan peran Samsul Arif.

Kendati hanya bermain selama 12 menit di waktu normal.

Dia bersyukur mendapat kesempatan manggung di laga penuh emosional melawan Sriwijaya FC.

Data Diri:

Nama: Febri Hariyadi

Instagram: @febrihariyadi13

Tanggal lahir: 19 Februari 1996

Tempat lahir: Bandung, Indonesia

Tinggi: 167 cm (5 ft 5 1⁄2 in)

Julukan: RX King, Wonderkid, Anak Ajaib, The Kartu Koneng Maker, Rising Star

Saudara kandung: Tio Raisal

Orang Tua: Bambang Sutrisno, Imas Kuraesin

Posisi bermain: Sayap

Informasi klub:

Klub saat ini: Persib Bandung

Nomor: 13

Karier junior

2010–2015 Persib Bandung

Karier senior

2016– Persib Bandung

Tim nasional‡

2017– Indonesia U-23

2017– Indonesia
Persib Bandung Akui Sulit Juarai Liga 1 2019, Ini Target Baru Robert Alberts: Bobotoh Ragu

TRIBUN-TIMUR.COM - Persib Bandung Akui Sulit Juarai Liga 1 2019, Ini Target Baru Robert Alberts: Bobotoh Ragu

Liga 1 2019 memasuki pekan ke-22 mulai tanggal 2 hingga 5 Oktober 2019.

Meski laga masih berlangsung, pelatih Persib Bandung Robert Alberts nampaknya sudah menyerah dalam perburuab gelar Liga 1 2019 musim ini.

Robert Alberts pun sudah memiliki rencana lain jika gelar juara Liga 1 2019 sulit didapatkan.

Sejauh ini, Persib masih berada di posisi 10 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan perolehan 24 poin.

Maung Bandung tertinggal 24 poin dari pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019, Bali United.

Mulai realistis akan peluang juara yang sulit didapat, Robert Alberts mengatakan duduk di posisi lima besar pada akhir musim masih bisa didapatkan.

"Posisi lima besar menurut saya masih dalam jangkauan jika melihat jarak poin yang ada," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Gelora Bandung lautan Api (GBLA), Selasa (1/10/2019).

Big Match Pekan ke 22 Liga 1, Arema vs PSM dan Madura United vs Persib Bandung

Benarkah Persib Bandung Sudah Menyerah di Liga 1 2019? Robert Alberts Cari Pemain Tuk Musim Depan

Jadwal Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Pekan 22: Madura United vs Persib Bandung, Arema vs PSM

LINK Live Streaming TV Online SCTV Tottenham vs Bayern Munchen, Akses di Sini Tanpa Buffer via HP

Robert Alberts di Jalak Harupat.
Robert Alberts di Jalak Harupat. (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Big Match Pekan ke 22 Liga 1, Arema vs PSM dan Madura United vs Persib Bandung

Benarkah Persib Bandung Sudah Menyerah di Liga 1 2019? Robert Alberts Cari Pemain Tuk Musim Depan

Jadwal Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Pekan 22: Madura United vs Persib Bandung, Arema vs PSM

LINK Live Streaming TV Online SCTV Tottenham vs Bayern Munchen, Akses di Sini Tanpa Buffer via HP

Namun, tembus ke posisi lima besar pun bukan hal yang mudah bagi Persib Bandung.

Perlu kerja keras agar Persib Bandung bisa mencapai target realistis itu karena jarak dengan posisi lima yang dihuni Arema FC cukup jauh, yakni enam poin.

Maka dari itu, disisa musim ini, Robert meminta agar anak asuhnya untum fokus disetiap pertandingan.

Baik kandang maupun tandang, Persib Bandung wajib meraih poin penuh agar terus bisa mengejar target.

"Tapi kami harus melakukan pekerjaan kami yaitu untuk terus mendapatkan poin. Seperti yang kami lakukan di laga terakhir dengan meraih poin tandang dan itu sangat penting," katanya.

Bobotoh Mulai Ragu Target 5 Besar Tercapai

Optimisme Robert Alberts berbeda dari Bobotoh yang ragu Persib Bandung bisa finis di posisi 5 besar Liga 1 2019.

Keraguan bobotoh itu muncul setelah Persib Bandung hanya sanggup meraih hasil imbang 1-1 melawan tim juru kunci, Semen Padang, Rabu (18/9/2019).

Padahal, Persib Bandung menghadapi Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat serta didukung mayoritas bobotoh.

Big Match Pekan ke 22 Liga 1, Arema vs PSM dan Madura United vs Persib Bandung

Benarkah Persib Bandung Sudah Menyerah di Liga 1 2019? Robert Alberts Cari Pemain Tuk Musim Depan

Jadwal Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Pekan 22: Madura United vs Persib Bandung, Arema vs PSM

LINK Live Streaming TV Online SCTV Tottenham vs Bayern Munchen, Akses di Sini Tanpa Buffer via HP

Dia pun mengkritik cara bermain Persib Bandung yang dianggap monoton dan mudah terbaca lawan.

"(Cara bermain) Persib seperti klub Inggris tempo dulu. Bola langsung dioper jauh ke gawang lawan," ucapnya.

Starter Persib Bandung vs Semen Padang.
Starter Persib Bandung vs Semen Padang. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Big Match Pekan ke 22 Liga 1, Arema vs PSM dan Madura United vs Persib Bandung

Benarkah Persib Bandung Sudah Menyerah di Liga 1 2019? Robert Alberts Cari Pemain Tuk Musim Depan

Jadwal Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Pekan 22: Madura United vs Persib Bandung, Arema vs PSM

LINK Live Streaming TV Online SCTV Tottenham vs Bayern Munchen, Akses di Sini Tanpa Buffer via HP

Menurutnya, pasukan Robert Alberts patut mencontoh Thailand yang menjelma jadi timnas terbaik di Asia Tenggara dan bersaing di level Asia secara umum.

"Harusnya, Persib Bandung bermain dengan pola modern yang utamakan kerja sama tim. Contohnya tim Thailand," katanya.

Bobotoh lain juga mempertanyakan strategi Robert Alberts dan performa Supardi cs.

"Abah Robert kumaha ieu teh? Maenya Persib lawan buncit alias peringkat 18 teu bisa menang, malahan kabobolan tiheula untung teu eleh oge," katanya di Apa Kata Bobotoh di Koran Tribun Jabar.

Hasil ini membuatnya ragu pada kemampuan Pangeran Biru jika melawan tim-tim papan atas.

Supardi Nasir di laga kontra Semen Padang.
Supardi Nasir di laga kontra Semen Padang. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Big Match Pekan ke 22 Liga 1, Arema vs PSM dan Madura United vs Persib Bandung

Benarkah Persib Bandung Sudah Menyerah di Liga 1 2019? Robert Alberts Cari Pemain Tuk Musim Depan

Jadwal Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Pekan 22: Madura United vs Persib Bandung, Arema vs PSM

LINK Live Streaming TV Online SCTV Tottenham vs Bayern Munchen, Akses di Sini Tanpa Buffer via HP

"Kumaha ke lamun lawan peringkat 5 besar. Bisa-bisa jadi bulan-bulanan," ujarnya.

Ia pun berharap Robert Alberts dan pasukannya mampu segera membuat perubahan.

"Sok atuh bikin strategi yang jitu supaya Persib asup 5 besar," katanya.

Setelah hasil imbang lawan Semen Padang, Persib Bandung semakin jauh dari 5 besar Liga 1 2019.

PSS Sleman yang ada di posisi 5 klasemen sementara Liga 1 2019 sudah mengemas poin 27.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Mengapa Persib Bandung Ubah Target dari Juara ke Lima Besar, Ini Penjelasan Robert Alberts

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved