Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Pilu Dialami Seorang Pria, Ayah Pergi untuk Selamanya Jelang Wisuda

Pria yang merupakan anak bungsu dari 8 bersaudara tersebut tak didampingi sang ayah karena ayahnya meninggal 3 hari sebelum kelulusannya.

Tayang:
Editor: Ansar
Istimewa
Viral Ayah Pergi Selamanya, Unggahan Pilu Adik Bungsu Tak Datang Wisuda - Puisi 'Penipu itu Abah' - Kolase TribunStyle Twitter @muslimawang 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kisah viral hari ini tentang seorang pria yang memutuskan tak menghadiri wisudanya sendiri.

Pria yang merupakan anak bungsu dari 8 bersaudara tersebut tak didampingi sang ayah karena ayahnya meninggal 3 hari sebelum kelulusannya.

Karena hal tersebut, dia memutuskan untuk tak menghadiri wisuda kelulusannya.

Kisah ini bermula dari unggahan Muslim Awang di twitter pada Selasa (8/10/2019).

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Lawan Arema FC jadi Awal Kebangkitan PSM Makassar?

Ivan Pamer Panggilan Sayang ke Ayu Ting Ting Teman Ruben Boleh Antar Bilqis ke Sekolah Enji Tidak

Awang mengunggah story Instagram dari adik bungsunya, Abdullah Munzir.

Awang menuliskan bahwa ayah mereka meninggal 3 hari sebelum kelulusan Munzir.

Pada hari kelulusannya, Munzir mengunggah 8 insta story yang masing-masing adalah momen wisuda kakak-kakaknya bersama ayah dan ibu.

Pada foto kesatu hingga foto ketujuh semua adalah foto momen wisuda.

Namun pada story kedelapan yang mana harusnya momen wisuda dirinya, Munzir hanya menuliskan pesan memilukan.

Pada latar belakang hitam Munzir membuat pesan dengan tulisan putih.

Munzir mengatakan bahwa hari ini adalah hari kelulusannya sebagai anak bungsu dari 8 bersaudara.

Namun dia memilih tak pergi ke wisuda dan menemani ibunya yang masih berduka karena baru saja kehilangan suami.

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Shawn Mendes Nyanyikan Lagu Nervous Saat Konser di Indonesia, Ini Lirik dan Chord

Kondom Model Baru Pakai Baterai Dilengkapi Tombol On Off, Kini Sudah Beredar, Berminat?

Munzir juga mengatakan bahwa sang ayah tidak perlu khawatir karena dirinya dulu adalah siswa yang baik di kelas.

Munzir juga mengucapkan terimakasih kepada sang ayah yang telah tiada karena telah membina dan menjadikan dirinya dan para kakaknya sebagai warga negara yang berguna.

Munzir berharap kesuksesan dirinya dan para kakaknya akan membuat ayahnya bahagia.

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Lawan Arema FC jadi Awal Kebangkitan PSM Makassar?

Ivan Pamer Panggilan Sayang ke Ayu Ting Ting Teman Ruben Boleh Antar Bilqis ke Sekolah Enji Tidak

“Hari ini, anak bungsu kamu lulus tetapi aku tidak pergi karena aku ingin menemani ibu.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, ayah, dulu aku adalah salah satu siswa yang paling 'berkuasa' di kelas.

Terima kasih telah membina kita semua untuk menjadi warga negara yang berguna.

Kami berharap kesuksesan kami akan selalu membuat Anda tersenyum. Al-Fatihah. "

elain mengunggah insta story adik bungsunya, Awang juga membagikan status WhatsApp dari saudaranya ke-7 yang memilukan.

Ayahnya mempercayakan usaha keluarga kepada putra ketujuhnya.

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Shawn Mendes Nyanyikan Lagu Nervous Saat Konser di Indonesia, Ini Lirik dan Chord

Kondom Model Baru Pakai Baterai Dilengkapi Tombol On Off, Kini Sudah Beredar, Berminat?

Maka dari itu mereka bertemu di tempat kerja setiap harinya.

Pada satu foto status WhatsApp adik ketujuhnya mengunggah ayah mereka sedang duduk di meja kerja dan bekerja seperti biasa.

Adik ketujuhnya juga menuliskan caption,'Ayah!'

Namun pada hari itu adik ketujuhnya hanya mengunggah meja kerja kosong yang tak lagi diduduki sang ayah.

Pada foto tersebut adik ketujuhnya menuliskan pesan pilu yang memuat kerinduan kepada sang ayah.

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Lawan Arema FC jadi Awal Kebangkitan PSM Makassar?

Ivan Pamer Panggilan Sayang ke Ayu Ting Ting Teman Ruben Boleh Antar Bilqis ke Sekolah Enji Tidak

"Di mana ayah? sekarang sudah jam 8, kamu seharusnya sudah mulai bekerja sekarang," tulis adik ketujuhnya.

Mendiang ayah mereka adalah seorang inspirasi yang membuat Awang menuliskan banyak puisi tentangnya.

Saat ini kedelapan anak tersebut merasa sangat merindukan ayah mereka.

Namun mereka merasa lega karena sudah berhasil mewujudkan keinginan terbesar almarhum ayah mereka.

Mereka beraktivitas seperti biasa, saling berpelukan menguatkan satu sama lain, dan mendoakan ayah mereka yang telah tiada.

Pada unggahan twitternya Awang banyak menuliskan momen-momen bersama ayah mereka sebelum tiada.

Presiden Red Gank Optimistis PSM Finish di Papan Atas

Shawn Mendes Nyanyikan Lagu Nervous Saat Konser di Indonesia, Ini Lirik dan Chord

Kondom Model Baru Pakai Baterai Dilengkapi Tombol On Off, Kini Sudah Beredar, Berminat?

Awang juga membagikan momen sang ayah di pernikahannya.

Pada saat itu ayahnya sangat bahagia dan pada hari itu pula terakhir kali Awang memeluk sang ayah.

"Dan... Ni 14 September lepas, abah di Majlis kenduri aku.

Masa ni dia happy sangat, last aku peluk dia masa dia sedar sebelum dia balik Kelantan,

3 hari aku kat mersing balik abah dah tak sedarkan diri, aku tak sempat borak dengan abah, tak sempat dia nak bergurau."

Awang juga membagikan beberapa foto puisi yang dia buat berkat inspirasi sang ayah.

Unggahan Awang tersebut menjadi viral di dan telah dibagikan hingga lebih dari 19 ribu retweet dan mendapat lebih dari 15 ribu likes.

"Puisi ni aku tulis tahun lepas untuk abah, walaupun aku tak pandai menulis tapi aku tulis saat aku rindu dia," tulis Awang. (Tribunstyle.com/Yuliana Kusuma)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:


Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved