Tak Buka Penjaringan, PPP Jual Mahal untuk Pilkada Gowa
Hal itu didasarkan karena PPP memiliki keinginan untuk mendorong kader internal bertarung dalam Pilkada Gowa.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bila sejumlah partai politik membuka penjaringan bakal calon bupati di Kabupaten Gowa, lainnya dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sejauh ini partai berlambang Ka'bah ini tak menjadwalkan pendaftaran bakal calon bupati.
Pengurus Baru DMI Barru Dilantik, Ini Harapan Bupati Suardi Saleh
Astra Motor Makassar Salurkan Bantuan di Ambon, Apa itu?
Pemain PSM Putri Raih Gelar S2, Besok Diwisuda
Makan Malam dengan Maldini, Isyarat Stefano Pioli Bakal Latih AC Milan
Ditolak Biduan Saat Mau Antar Pulang, Bapak-bapak Mengamuk di Tempat Hiburan Malam, Kronologi
Hal itu didasarkan karena PPP memiliki keinginan untuk mendorong kader internal bertarung dalam Pilkada Gowa.
Ketua DPC PPP Gowa, Nursyam Amin menuturkan pihaknya sementara menakar peluang dan kekuatan kader internal yang akan didorong.
Kalkulasi politik tersebut nantinya akan jadi pertimbangan untuk memastikan siapa kader internal yang akan didorong.
"Kita belum punya rencana buka penjaringan. Insyaallah kita ingin dorong kader internal," kata Nursyam kepada Tribun, Rabu (9/10/2019).
Menurut Nursyam, nama-nama kader internal yang sedang dipersipakan antara lain legislator senayan sekaligus Wakil Ketua DPP PPP Amir Uskara, Tenri Ajeng selaku istri Amir Uskara.
Adapula nama Sahir Daeng Pasang selaku mantan Wakil Ketua DPRD Gowa Periode 2014-2019, serta legislator DPRD Gowa, Muh Ramly Siddiq Daeng Rewa.
Nursyam menuturkan, DPC telah melaporkan kepada pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP soal rencana tidak membuka penjaringan.
Selanjutnya tinggal dibicarakan dengan pengurus harian DPC guna memastikan kesepatan pengurus lain.
"Kita tunggu persetujuan pada rapat pengurus harian di DPC. Setelah itu akan kita laporkan ke DPP," bebernya.
PPP merupakan partai pemenang pemilu 2019 di Kabupaten Gowa. PPP meraih kursi terbaik berjumlah delapan kursi.
Nursyam melanjutkan, DPC PPP juga akan membuka komunikasi dengan kandidat lain. Seperti bupati petahana Adnan Purichta Ichsan ataupun Darmawangsyah Muin.
Menurut Nursyam, ada kemungkinan PPP mendorong kader internal maju sebagai calon bupati, ada pula kemungkinan membangun komunikasi untuk menjadi bakal calon wakil bupati.
"Insyaallah kita akan buka komunikasi, Insyaallah dalam waktu tidak terlalu lama. Baik pak bupati ataupun pak Wawan," tandasnya.
Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
A
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dpc-ppp-kabupaten-gowa-nursyam-amin.jpg)