Kursi Kosong Warnai Ruang Paripurna DPRD Sulsel

Selain molor, dari pantauan Tribun di ruang paripurna lantai III DPRD Sulsel, kursi kosong juga menjadi pemandangan dalam ruang rapat paripurna.

Kursi Kosong Warnai Ruang Paripurna DPRD Sulsel
Hasan Basri/Tribun Timur
Rapat paripurna pengumuman pengusulan pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Rabu (09/10/2019), molor dari jadwal yang ditentukan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Rapat paripurna pengumuman pengusulan pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Rabu (09/10/2019),  molor dari jadwal yang ditentukan.

Rapat yang sedianya digelar pukul 15.00 wita,  namun hingga pukul 15.45 wita, belum dimulai.

Tiga Jenderal Temui Menhan Ryamizard Ryacudu di Lanud Hasanuddin, Ada Apa ?

Mentan Amran Pastikan Gudang Bulog Penuh Di Musim Kemarau

Kapolres Jeneponto Bagikan 50 SIM Gratis ke Prajurit TNI

Sadisnya Bapak Mertua Masuk ke Kamar Menantu Sedang Ganti Baju Lalu Membacoknya, Istri Juga Korban

PT Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja untuk 8 Posisi, Cek Syarat & Link Daftar Online di Sini

Selain molor, dari pantauan Tribun di ruang paripurna lantai III DPRD Sulsel, kursi kosong juga menjadi pemandangan dalam ruang rapat paripurna.

Terlihat hanya sebagian kecil anggota DPRD Sulsel yang hadir.  Tidak hanya anggota, pimpinan DPRD Sulsel nampak belum datang.

Sekedar diketahui Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golongan Karya (Golkar)  Sulawesi Selatan Nurdin Halid sebelumnya telah mengumumkan nama ketua  defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.

Andi Ina Kartika Sari ditetapkan sebagai ketua defenitif periode 2019 - 2024 mendatang berdasarkan hasil keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gokar.

Rapat paripurna pengumuman pengusulan pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Rabu (09/10/2019),  molor dari jadwal yang ditentukan.
Rapat paripurna pengumuman pengusulan pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Rabu (09/10/2019), molor dari jadwal yang ditentukan. (Hasan Basri/Tribun Timur)

"Ini sudah merupakan kebijakan DPP dan memang merupakan kewenangan DPP. Sehingga seluruh kader harus suka tidak suka senang atau tidak senang harus taat asas. Dalam artian apapun keputusan  DPP harus dijalankan," kata Nurdin Halid.

Keputusan Ketua Defenitif DPRD Sulsel Golkar disampaikan Nurdin Halid pada saat jumpa ngopi bareng di Warkop BM Sebelas, Makassar, Rabu (09/10/2019). (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

A

 
 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved