Jabatan Direktur PDAM Mamasa Awaluddin Terancam Dicopot, Ini Penyebabnya

Padahal di waktu bersamaan, PDAM dituntut untuk sedapat mungkin memyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

Jabatan Direktur PDAM Mamasa Awaluddin Terancam Dicopot, Ini Penyebabnya
semuel/tribunmamasa.com
Direktur PDAM Mamasa Aealuddin 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Warga masyarakat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, khususnya bagi pelanggan kerap mengeluhkan ketersediaan air bersih oleh PDAM.

Pasalnya, pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mamasa dianggap tidak maksimal.

Amin Syam Lantik Pengurus DMI Barru, Ini Ketua Barunya

Mantan Wabup Pangkep Maju Balon Bupati, Hari Ini Ambil Formulir di Gerindra dan PPP

Buat Tampilan Instagram Jadi Hitam, Cara Mudah Aktifkan Dark Mode HP Android dan iPhone

3 Anak Mantan Presiden Disebut Masuk Bursa Calon Menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi, Siapa Saja?

Siap-siap! Partai Gerindra Bakal Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Makassar

Sementara di sisi lain, banyak pelanggan yang menunggak membayar tagihan air.

Padahal di waktu bersamaan, PDAM dituntut untuk sedapat mungkin memyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

Direktur PDAM Mamasa, Awaluddin mengatakan, tunggakan tagihan air bersih masyarakat saat ini mencapai 1,9 milliar rupiah.

Ia menjelaskan, tunggakan itu diakibatkan oleh ketidakpatuhan masyarakat membayar tagihan.

" Selama ini kalau kita tagih, masyarakat minta waktu karena belum ada dana," ungkap Awaluddin Rabu (9/10/2019) pagi tadi.

Namun dengan kondisi yang terjadi saat ini, ia menegaskan agar tidak ada lagi toleransi.

Untuk mengatasi persoalan tunggakan tersebut, Ia memgaku telah meminta sejumlah kepala desa untuk membantu melakukan komunikasi ke masyarakat.

Bahkan diakui bahwa pihaknya juga bekerja sama pihak kejaksaan untuk menyelesaikan penagihan tunggakan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved