LSM Nilai Kejaksaan Negeri Mamasa Lamban Tangani Kasus, Begini Reaksi Kajari

Pasalnya sejumlah kasus yang dilaporkan sejak beberapa bulan lalu, hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti.

LSM Nilai Kejaksaan Negeri Mamasa Lamban Tangani Kasus, Begini Reaksi Kajari
semuel/tribunmamasa.com
Kepala Kejari Mamasa, Erianto Paundanan 

TRIBUNMAMASA.COM MAMASA - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Mamasa, Sulbar, keluhkan penanganan laporan di Kejaksan Negeri Mamasa.

Pasalnya sejumlah kasus yang dilaporkan sejak beberapa bulan lalu, hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti.

Demikian disampaikan Ketua Lira Mamasa, Boby Patalangi, saat dikonfirmasi Selasa (8/10/2019) siang.

Boby menerangkan, sedikitnya ada lima kasus yang sudah dilaporkan di Kejaksaan Negeri (Kejari).

Keberadaan Industri Teh di Maros, Dongkrak Kontribusi Sulsel?

48 Warga Enrekang Diajar Service Handphone

Tanpa Duet Rahman-Evans, Pertahanan PSM Rawan

Adapun kasus yang dimaksud antaralain penanggulangan bencana alam jembatan tedong tahun 2016, talud Buntubuda-Taupe tahun 2016, peningkatan japan tamalantik melangkena padang tahun 2016.

Dan juga peningkatan jalan Pana-Ulusalu 2016, Pasar messawa 2016
Pemindahan dana 2018 dari BPD ke BRI.

Sekiatan dengan laporan itu yang hingga kini belum ditindaklanjuti, Boby meminta agar Kejari segera mengambil tindakan.

"Saya heran, begitu banyak kasus dugaan korupsi yang dilaporkan tapi sampai sekarang belum ada titik terang.

Saya minta agar Kejari jangan main-main dengan laporan masyarakat," terangnya.

Menanggapi itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Mamasa Andi Dharman menjelaskan, alasan pihaknya belum menindklanjuti laporan tersebut .

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved