Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Keberadaan Industri Teh di Maros, Dongkrak Kontribusi Sulsel?

Data Teh Gelas, kontribusi Sulsel pada umumnya dan Makassar khususnya terhadap pasar nasional cukup menggeliat.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Ansar
Harianus Zebua
Head of Corporate and Marketing Communication OT, Harianus Zebua 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Produk Teh Gelas yang bernaung di bawah bendera Orang Tua (OT) grup, makin diminati masyarakat Indonesia. Terkhusus masyarakat Sulawesi Selatan dan Makassar.

Data Teh Gelas, kontribusi Sulsel pada umumnya dan Makassar khususnya terhadap pasar nasional cukup menggeliat.

Ini tidak terlepas dari keberadaan industri Teh Gelas di Kabupaten Maros.

Kronologi Gadis Diminta Cari Pacar Usai Diperkosa Ayah, Teman Ayahnya dan Pamannya

UMI Makassar Perguruan Tinggi Pendamping Program Menuju Prodi Unggulan 2019

Tanpa Duet Rahman-Evans, Pertahanan PSM Rawan

Head of Corporate and Marketing Communication OT, Harianus Zebua mengagakan, market share Teh Gelas 30 persen secara nasional.

Itu berarti dari tiga orang masyarakat Indonesia yang mengosumsi teh siap minum atau Ready To Drink (RTD) tea, terdapat satu orang di antaranya yang mengonsumsi Teh Gelas.

''Kami berkomitmen akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas Teh Gelas sebagai market leader di industri teh siap minum di Indonesia berdasarkan hasil riset Nielsen retail sejak 2010," katanya dalam rilisnya, Selasa (8/10/2019).

Hari sapaan Harianus optimis pasar Teh Gelas ke depannya akan semakin meningkat.

''Hal ini pula yang memotivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia," kata hari.

"Saat ini Teh Gelas tersedia dalam berbagai varian, yakni Teh Gelas original, green tea, less sugar, serta Teh Gelas apel dan markis,'' ujar Hari.

Kronologi Gadis Diminta Cari Pacar Usai Diperkosa Ayah, Teman Ayahnya dan Pamannya

UMI Makassar Perguruan Tinggi Pendamping Program Menuju Prodi Unggulan 2019

Tanpa Duet Rahman-Evans, Pertahanan PSM Rawan

*Daur Ulang Limbah Plastik

Harianus juga menyinggung mengenai komitmen OT Grup dalam ikut mengurangi jumlah sampah plastik.

Karena produksi sampah plastik yang berlebih, selain akan mencemari juga akan merusak lingkungan.

Salah satu langkah yang dilakukan Teh Gelas, kata Hari, yakni dengan menggiatkan lomba kerajinan tangan menggunakan limbah produk OT Grup khususnya produk Teh Gelas.

''Syukur Alhamdulillah, selama beberapa tahun terakhir, produk OT grup tidak termasuk dalam yang terbesar menghasilkan limbah plastik. Meski market share kami tetap yang tertinggi,'' kata Hari.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved