Jelang Lawan Liverpool, Ini 5 Hal yang Harus Dibenahi Manchester United
Belum pulihnya kiper utama Alisson Becker merupakan salah satu masalah bagi Liverpool.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Insan Ikhlas Djalil
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Laga pekan ke-9 Liga Inggris 2019-2010 akan menyajikan bigmatch antara dua rival abadi di kancah sepakbola Inggris, Manchester Unted (MU) melawan Liverpool.
Laga yang diprediksi panas ini akan berlangsung di kandang Manchester United, Stadion Old Trafford, 21 Oktober 2019.
Baca: Anak Mantan Bupati dan Alumni IPDN, Ini Rekam Jejak Bupati Lampung Utara yang Kena OTT KPK
Baca: Yamaha Indonesia Cari Karyawan Lulusan SMA SMK D3 S1, Cek Syarat & Cara Daftar
Baca: Kabar Buruk Cita Citata, Diperlakukan Tak Pantas di Senayan, Curhat Pelantun Sakitnya Tuh di Sini
Baca: Sepak Terjang 4 Tersangka Korupsi Dana PAUD Bone Hingga Rugikan Negara Rp 4,9 M
Kedua tim dipastikan sama-sama mengejar kemenangan. MU butuh tiga poin untuk bisa beranjak dari papan bawah.
Saat ini, Paul Pogba dan kawan-kawan terdampar di peringkat ke-12 dengan poin 9.
Liverpool juga dipastikan ngotot memenangkan pertandingan ini.
Bukan hanya demi gengsi mengalahkan Man United, tapi tambahan tiga poin sangat krusial untuk menjaga jarak dari pesaing terdekat, Manchester City.
Baca: VIDEO: Anggota DPRD Luwu Utara 4 Istri Kembalikan Formulir Balon Bupati di PAN
Baca: VIDEO: Santri Kilat Tahfidz Pesantren Wisata Al Quran Palampang Pangkep Diwisuda
Baca: UPDATE CPNS 2019: Pendaftaran November, Siapkan Berkas & Perbanyak Latihan Soal, Unduh di Sini!
Saat ini, Liverpool memimpin klasemen sementara dengan poin 24. Tim besutan Juergen Klopp menyapu bersih delapan laga sebelumnya.
Melihat performa bagus Liverpool di awal musim, maka pemain-pemain Man United diprediksi harus bekerja ekstra keras untuk mengatasi perlawanan tim tamu.
VIDEO CUPLIKAN LAGA LIVERPOOL VS LEICESTER
Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih Man United juga harus punya racikan strategi jitu.
Terutama untuk meredam ketajaman trio penyerang Liverpool; Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.
Selain lini depan yang produktif, Liverpool juga punya lini tengah yang solid.
Dua kapten tim, Jordan Henderson atau James Milner, punya karakter kuat sebagai pemimpin di lini tengah.
Tapi, bukan berarti tidak ada celah di kubu lawan yang dapat dieksploitasi oleh Man United.
Belum pulihnya kiper utama Alisson Becker merupakan salah satu masalah bagi Liverpool.
Baca: Ini Peran Istri Wabup Bone Sehingga Ditetapkan Tersangka Korupsi Anggaran PAUD
Baca: Hendak Mengungsi, Pria Asal Toraja Utara Tewas Kecelakaan di Jayapura
Baca: Kepala Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar Samakan Narkoba dan Game Online
Kiper pengganti Andrian San Miguel belum sepenuhnya memberi rasa aman di bawah mistar gawang.
Begitupula cederanya bek tengah Joel Matip yang menjadi tandem Virgil van Dijk di jantung pertahanan Liverpool.
Buktinya, Liverpool yang sempat unggul 3-0 lawan Salzburg di Liga Champions, kebobolan tiga gol.
Dilansir dari Manchester Evening News, setidaknya ada 5 hal yang harus dibenahi Man United menghadapi laga penuh gengsi ini.
1. Mengatasi masalah cedera pemain
Laga melawan Liverpool akan digelar 20 Oktober 2019, artinya Man United punya waktu kurang dari dua minggu untuk bersiap.
Ada beberapa pemain penting Man United yang mengalami cedera. Ole Gunnar Solskjaer bisa mencari solusi untuk mengatasi masalah tim asuhannya.
Paul Pogba, Aaron Wan-Bissaka, Luke Shaw, Anthony Martial, Victor Lindelof, dan Jesse Lingard saat ini sedang mengalami cedera.
2. Siapkan strategi baru
Solskjaer mengaku akan tetap pada strategi yang dipakainya ketika kalah 0-1 dari Newcastle. Tapi, strategi 4-2-3-1 dinilai tidak sesuai dengan kondisi Man United saat ini.
Pelatih asal Norwegia itu diminta mengganti ke formasi 4-3-3 yang dinilai lebih cocok, meski sangat membutuhkan Paul Pogba dan Anthony Martial.
3. Percaya pemain muda
Solskjaer diminta untuk lebih percaya pemain muda, seperti yang dilakukan pelatih legendaris Sir Alex Ferguson.
Meski belum berpengalaman dan dinilai berisiko, para pemain muda bisa saja memberikan kejutan.
Mason Greenwood dan Angel Gomes menjadi pemain yang disebut layak untuk diberi kesempatan lebih banyak tampil.
4. Butuh sosok pemimpin
Pada laga melawan Newcastle, bek asal Argentina Marcos Rojo dipercaya menjadi kapten. Penunjukan itu disebut sebagai indikasi Man United kekurangan sosok pemimpin.
Marcus Rashford, kiper timnas Spanyol David de Gea, dan Harry Maguire seharusnya lebih diutamakan menjadi kapten tim.
5. Beri tugas khusus kepada pemain
Pada era Sir Alex Ferguson melatih Man United, setiap pemain akan mendapat tugas khusus dan spesifik pada laga-laga besar, seperti saat menghadapi Liverpool.
Tugas individu, menjaga lawan, hingga tugas lain disiapkan agar permainan lawan tidak berkembang.
Kini sang pelatih Solskjaer harus memastikan para pemain Man United siap menghadapi Liverpool. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/update-hasil-klasemen-liga-inggris-manchester-united-digeser-arsenal-liverpool-ke-puncak-city.jpg)