Bupati Pangkep Jadi Narasumber SDGs Annual Conference 2019 di Jakarta
Konferensi yang rencananya dibuka Wapres Jusuf Kalla ini digelar mulai tanggal 8 hingga 9 Oktober 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta dengan menghadirkan
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNTIMUR.COM, JAKARTA- Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid menjadi narasumber SDGs Annual Conference 2019 di Jakarta.
Konferensi yang rencananya dibuka Wapres Jusuf Kalla ini digelar mulai tanggal 8 hingga 9 Oktober 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta dengan menghadirkan pembicara tingkat nasional dan internasional.
HUT TNI ke-74, Yamaha Suracojaya Abadimotor Servis Gratis di Primkopal Lantamal
Apakah F8 Sudah Kantongi Izin Keramaian? Ini kata Polisi
Satlantas Polres Luwu Utara Bagikan SIM Gratis ke Anggota TNI
Anggota DPRD di Sulbar Ramai-ramai Tinggalkan Ruang Forum Pembekalan Saat Berlangsung Kegiatan
Api Ratakan Bangunan Usaha Pembuatan Batu Bata dan 1 Motor di Tanasitolo Wajo
Acara ini mengangkat tema 'Keberlanjutan Lautan untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Mengurangi Kesenjangan'.
Melalui acara ini, mantan Kepala Desa Batara Pangkep dua periode itu akan mengungkap keterbukaan, kepedulian dan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan masyarakat sipil dan memberi affirmasi atau perhatian khusus kepada kelompok marginal, terutama perempuan di kepulauan.
Melalui Sekolah Perempuan Pulau, Bupati menunjukkan karya nyata dengan memberikan pengakuan terhadap perempuan yang menjadi nelayan.
Salah seorang nelayan perempuan asal pulau Sabangko, Nurlina diberikan pengakuan statusnya sebagai nelayan dan pengakuan ini membuat Lina memiliki jaminan sosial berupa Kartu Asuransi Nelayan.
Lina juga mempunyai akses untuk mendapatkan fasilitas seperti kredit perahu bersubsidi.
Dalam sesi panel 1 di Annual Conference ini, Bupati akan berbicara sesi yang bertema 'Keseluruh Penjuru Lautan, Membuka Peluang dan Menjawab Tantangan Pembangunan Berkelanjutan'.
Sejak tahun 2016 Bupati Pangkep telah menyatakan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan, menandatangani deklarasi bersama SDGs.
Dia juga mengintegrasikan SDGs dalam RPJMD dan dia menunjukkan pada dunia, kalau dirinya bekerja nyata mengimplementasikan SDGs yang responsif gender.
Nurlina yang akan testimoni dalam acara yang sama adalah salah satu buktinya.
Keterbukaan Bupati Pangkep ini dilakukan dengan menggandeng kerjasama masarakat sipil, salah satunya YKPM Sulsel dan KAPAL Perempuan Jakarta.
Mereka mengembangkan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan akar rumput kepulauan melalui model Gender Watch-Pogram MAMPU kerjasama Indonesia Australia.
Dampaknya, dapat dilihat dari banyaknya kemajuan perempuan pulau terpencil yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan, akses, kesadaran kritis dan partisipasi yang pada akhirnya, menyumbang pada peningkatan kualitas hidup perempuan pulau.
Hal ini menjadi bukti dari prinsip SDGs 'No One Left Behind'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pangkep-syamsuddin-a-hamid-menjadi-narasumber-sdgs.jpg)