Pefindo Tetapkan Predikat idA+ ke Bank Sulselbar, Ini Penilaiannya

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta Laporan Keuangan Audit per 30 Juni 2019.

Pefindo Tetapkan Predikat idA+ ke Bank Sulselbar, Ini Penilaiannya
@banksulselbarofficial
Lowongan Kerja Bank Sulselbar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi peringkat idA+ untuk PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Barat (Bank Sulselbar).

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta Laporan
Keuangan Audit per 30 Juni 2019.

Hari Terakhir Pembekalan, Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Door to Door di Majannang

Awal Mula Video Panas Pak Kades dengan Sekdes Cantiknya Jatuh ke Tangan Istri Sah

Nama Zulkifli Syukur Masuk dalam Exco PSSI

Potret Kemesraan Ardi Bakrie dan Manohara saat Pacaran, Sebelum Nikahi Nia Ramadhani & Punya 3 Anak

Setelah Video Panas Siswi SMK Tuban Viral, 8 Pasangan Remaja Terciduk di Rumah Kos, ini Identitasnya

Bawaslu Bakal Terima Calon Anggota Panwascam

Secara rinci, peringkat idA+ yang disematkan untuk Bank Sulselbar itu, berlaku pula untuk Obligasi Berkelanjutan I/2016, Obligasi Berkelanjutan II/2018 serta Suku Mudharabah II/2016.

Analis Pefindo Hendro Utomo dan Hasnalia Hanifah, menyampaikan pihaknya mengafirmasi peringkat idA+ untuk Bank Sulselbar karena dinilai memiliki kemampuan yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, dengan prospek 'stabil'.

Menurut Hendro dan Hasnalia, tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

"Obligor dengan peringkat A memiliki kemampuan yang kuat dibanding obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen
keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi," jelasnya.

Pefindo menyebut, peringkat idA+ mencerminkan pasar captive Bank Sulselbar, yang ditopang dengan kualitas aset yang sangat baik serta permodalan bank yang sangat kuat.

Meski peringkat tersebut dibatasi oleh sumber pendanaan yang terkonsentrasi dari pemerintah daerah dan institusi, dan semakin ketatnya kompetisi di segmen kredit produktif.

Menurutnya, peringkat tersebut dapat dinaikkan jika Bank Sulselbar mampu meningkatkan posisi usaha dan struktur pendanaan secara signifikan dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga kinerja keuangan yang sangat kuat.

"Peringkat tersebut dapat diturunkan jika perusahaan mengalami penurunan yang material pada tingkat permodalan dan kualitas aset," paparnya dalam laporan.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved