Tribun Wiki
Trump Secara Terang-Terangan Minta Ukraina dan China Seliidiki Joe Biden, Siapa Dia?
Trump Secara Terang-Terangan Minta Ukraina dan China Seliidiki Joe Biden, Siapa Dia?
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
Trump Secara Terang-Terangan Minta Ukraina dan China Seliidiki Joe Biden, Siapa Dia?
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Nama Joe Biden menjadi perbincangan saat ini.
Pasalnya, Presiden Amerika Serikat secara terang-terangan menyebutkan bahwa dia ingin agar China dan Ukraina melakukan penyelidikan terhadap mantan wakil presiden AS Joe Biden.
Hal tersebut begitu mengejutkan, sepertinya bakal memperkuat dugaan yang sedang diselidiki dalam upaya pemakzulan itu disampaikan langsung oleh Trump, Kamis (3/10/2019).
Dilansir dari Kompas.com, Trump sebelumnya telah menjadi sasaran penyelidikan formal untuk pemakzulan yang didorong Partai Demokrat di Kongres AS, menyusul adanya laporan pengaduan yang menyebut Trump telah menyalahgunakan kekuasaannya sebagai presiden.
Dugaan tersebut berkaitan dengan pembicaraan telepon antara Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, pada 25 Juli lalu.
Menurut rangkuman transkrip pembicaraan telepon yang dirilis Gedung Putih, Trump disebut meminta bantuan Zelensky untuk menyelidiki Joe Biden dan putranya Hunter, dalam kaitannya dengan skandal migas yang dilakukan di Ukraina.
Trump juga dituding secara sengaja menahan bantuan militer AS kepada Ukraina jika Zelensky menolak menyelidiki Biden.
"Saya akan merekomendasikan agar mereka memulai penyelidikan terhadap Biden dan putranya," jawab Trump saat ditanya tentang apa yang dia ingin Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, lakukan.
Trump bahkan mengatakan bahwa dia meyakini China juga harus meluncurkan penyelidikan terhadap ayah dan anak Biden, merujuk pada tuduhan yang tidak terbukti tentang bisnis yang dilakukan Hunter Biden di China.
"Dan omong-omong, China juga harus memulai penyelidikan terhadap ayah dan anak Biden, karena apa yang terjadi di China sama buruknya dengan yang terjadi di Ukraina," kata Trump.
Diberitakan sebelumnya, Trump menunjukkan amarahnya dalam menyikapi penyelidikan pemakzulan terhadap dirinya yang dilancarkan Demokrat.
Dalam twitnya, Trump menyebut upaya investigasi percakapan telepon dengan Presiden Ukraina adalah omong kosong.
"Demokrat yang tak bisa apa-apa itu harusnya fokus membangun negara.
Bukan menghabiskan waktu dan tenaga untuk omong kosong (bullshit) sejak saya menang secara menakjubkan," tulis Trump.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/joe-biden1.jpg)