Polemik PTT-GTT Sulbar Belum Juga Berakhir, Pemprov Belum Bayar Gaji Sejak 2018

Padahal, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebelumnya menjanjikan SK dan kontrak kerja akan diselesaikan dalam waktu dekat. September atau paling lam

Polemik PTT-GTT Sulbar Belum Juga Berakhir, Pemprov Belum Bayar Gaji Sejak 2018
Nurhadi/tribunsulbar.com
Forum PTT-GTT Sulbar bersama sejumlah mahasiswa dari bebe 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Polemik tuntutan Pegawai Tidak Tetap dan Guru Tidak Tetap (PTT-GTT) Sulawesi Barat, belum juga direalisasikan Pemerintah Provinsi Sulbar.

Padahal, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebelumnya menjanjikan SK dan kontrak kerja akan diselesaikan dalam waktu dekat. September atau paling lambat Oktober.

Luna Maya Ternyata Aslinya Gini, Alasan Reino Barack Putuskan & Milih Syahrini ke Ariel Juga Gitu

Gubernur Sulsel Minta Permudah Sekolah Korban Kerusuhan Wamena di Kampung

Permintaan Mobil Menurun, Segmen LCGC di Sulsel Terkoreksi

BREAKING NEWS : Perahu Terbalik, Nelayan Bajoe Dilarikan ke Puskesmas

Palopo Raih Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2019

Ketua Forum PTT-GTT, Asraruddin kepada wartawan mengatakan, sepertinya Pemprov memang tidak punya itikad baik terhadap nasib para tenaga honorer di Sulbar.

"Masalah ini sudah berlarut-larut, namun tak kunjung diselesaikan. Padahal apa susahnya bagi mereka segera meneken SK dan kontrak kerja itu. Agar ribuan PTT-GTT mendapat haknya," kata Asrar, Rabu (2/10/2019).

Dalam APBD Perubahan Pemprov Sulbar 2019 sudah ada tambahan anggaran Rp 2 miliar. Sehingga total anggaran untuk 3.600 lebih PTT-GTT di Sulbar kini mencapai Rp 8,6 miliar.

Asrar memastikan, pihaknya sudah melapor ke ombudsman dan BPK agar dilakukan audit pengelolaan anggaran di Disdik.

"Kami sudah melapor ke Ombudsman dan BPK, infonya mereka akan turun audit setelah tahun anggaran berakhir atau Januari 2020," kata dia

Kadis Pendidikan Sulbar, Arifuddin Toppo mengatakan draft SK dan kontrak kerja 3 600 lebih PTT-GTT itu sudah ada di meja Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris. Ia juga mengaku tidak tahu alasannya sampai saat ini belum ditandatangani.

Forum PTT-GTT Sulbar bersama sejumlah mahasiswa dari bebe
Forum PTT-GTT Sulbar bersama sejumlah mahasiswa dari bebe (Nurhadi/tribunsulbar.com)

"SK sudah di meja pak Sekda, bahkan kalau tidak salah SK itu sudah disposisinya ke Biro Hukum,"jelasnya.

Arifuddin Toppo mengatakan sembari menunggu SK, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sementara menyusun format tes kompetensi PTT-GTT, sehingga dipastikan jumlahnya akan berkurang.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved