Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

Pay BIP Siap Rilis Album Nyanyian Rumah Indonesia, Ini Profilnya, Eks Band Slank

Pay pada 2018, menjadi pencipta lagu resmi Asian Games 2018 yang diadakan di Indonesia dengan judul lagu "Meraih Bintang" yang dinyanyikan Via Valen

Tayang:
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
Instagram
Pay BIP 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musisi Parlin Burman atau Pay " BIP" akan kembali menghiasi belantika musik Tanah Air dengan album terbaru berjudul Nyanyian Rumah Indonesia.

Dalam album solo ini, Pay mewarnai seluruh lagunya dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Pay selama ini dikenal selalu membuat album tentang nilai kebangsaan di setiap karyanya.

Bagi dia, penting membuat karya tentang kecintaan terhadap bangsa di tengah kesibukannya menggarap album komersil.

Sebagai seniman dan produser musik, menurut Pay, ia merasa adalah kewajiban tersendiri untuk menularkan nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, ha tersebut juga untuk memelihara lagu-lagu nasional yang telah menjadi karya seniman pendahulunya, seperti Ismail Marzuki, Ibu Soed dan lainnya.

Sebelumnya, lagu bermuatan nilai kebangsaan yang ia buat ada di lagu BIP berjudul “Pelangi & Matahari” dan “Papua Dalam Cinta”, Via Valen di lagu “Meraih Bintang”, Ari Lasso “Tak Harus Sama”.

Terakhir bersama BIP, dengan judul Album BIP atau Bikin Indonesia Paten.

Dalam album "Nyanyian Rumah Indonesia", Pay dibantu oleh Indonesia Care dan Sinergy for Indonesia.

Di album ini, Pay turut mengajak beberapa rekan musisi yang sering membantunya, mereka juga terlibat sebagai produser di album ini, seperti Dede Kumala dan Rio Ricardo.

Menurut Tatang Wahyudi selaku founder Indonesia Care, mengatakan, banyak artis musik yang turut mengisi album ini.

"Di antaranya Dewiq, Dul Jaelani, Yuke Sampurna, Irang Arkad, Steven Coconut Treez, Conrad, Sandy Canester, Emy Tobing, SLAG band serta beberapa musisi hebat yang masih dirahasiakan," ucap Tatang dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/9/2019).

Tatang juga mengungkapkan, Pay tidak akan tertarik menyinggung masalah politik dalam lagu-lagu miliknya.

"Pay hanya fokus untuk menanamkan jiwa kebangsaan melalui musik, menurutnya jauh lebih baik dan sesuai dengan fitrahnya sebagai musisi," ujar Tatang.

Salah satu hal lainnya yang menjadi catatan, terdapat satu lagu yang Pay buat bersama sahabat lamanya, yakni Ahmad Doli Kurnia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved